Selendangsutra.id – Organisasi Barisan Tani Dan Nelayan merupakan organisasi militan terhadap proses perjalanan pemerintahan Bupati Ipuk dan Wakil Bupati Mujiono dan tetap solid di seluruh kecamatan dan desa desa di Banyuwangi hingga saat ini.
Sampirno Ketua Bidang Seni Dan Keagamaan Barisan Tani Dan Nelayan (BARISTAN), menegaskan kami Sangat mengapresiasi langkah Bupati Banyuwangi atas penanganan sampah di kawasan sungai Kalimati Kecamatan Muncar.
Menurut Bupati Hj.Ipuk Fiestiandani, aksi bersih-bersih saja terbukti tidak cukup untuk menuntaskan problem sampah di muara Sungai Kalimati.Kenyataanya , sampah kembali menggunung selang beberapa pekan pasca-aksi kerja bakti kolaboratif sebelumnya.
Bupati Ipuk menginginkan Sungai Kalimati benar-benar bersih, lingkungannya sehat, dan masyarakatnya ikut menjaga.
Hal ini kita bisa lakukan bersama secara konsisten, kawasan ini bukan hanya terbebas dari sampah, tetapi juga punya potensi untuk dikembangkan menjadi pusat kuliner yang menggerakkan ekonomi warga itu sendiri.
Proses pembersihan sampah ini melibatkan beberapa unsur, mulai dari nelayan dan warga setempat, pihak kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas PU Pengairan, Dinas PU CKPP, hingga lembaga swadaya masyarakat Sungai Watch.
Pembersihan area hulu membutuhkan penanganan lebih sebab volume sampahnya lebih banyak dengan area yang lebih luas.
Belum lagi, area hulu juga dipenuhi dengan bangkai kapal perahu kayu.Meski demikian, proses pembersihan belum rampung, sampah-sampah di sisi hulu masih menumpuk.
Seluruh masyarakat Banyuwangi khususnya masyarakat di kecamatan Muncar memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai aksi dan gerakan bersih sungai yang melibatkan kolaborasi antara masyarakat, komunitas, serta instansi terkait gerak cepat penanganan sungai Kalimati.
Sampirno
