0-3968x2976-0-0-{}-0-24#
Banyuwangi – Selendangsutra.id _ Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, Masyarakat Banyuwangi, Jawa Timur, menyaksikan sebuah momen penting yang mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar elemen masyarakat.


Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Jamaah Dzikir Nurul Wathon, yang dipimpin langsung oleh Mursyidul ‘Am Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal-Khittoh Indonesia, KH. Fathulloh Suyuti Thoha, telah berlangsung dengan khidmat di kediaman beliau, yang juga merupakan Pengasuh Ponpes Mansya’ul Huda Tegaldlimo, pada Rabu, 2 Juli 2025 pukul 20.00 WIB. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan mewarnai pertemuan tersebut.


Rakor ini menjadi wadah penting bagi berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam mempersiapkan pelaksanaan Jamaah Dzikir Nurul Wathon. Hadir dalam rakor tersebut perwakilan dari unsur pemerintahan, aparat keamanan, dan elemen masyarakat. Dari pihak keamanan, terlihat kehadiran perwakilan Polsek Tegaldlimo (Kanit Intelkam Aiptu Hadi Santosa) dan perwakilan Koramil Tegaldlimo (Babinsa Kopka Koirul Anam). Kehadiran Kepala Desa Kedungwungu” Surono, mewakili pemerintah desa, menunjukkan komitmen penuh dari pemerintah setempat. Selain itu, rakor juga dihadiri oleh para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, para santri, dan warga sekitar Ponpes Mansya’ul Huda Tegaldlimo.
KH. Suyuti Thoha menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas kehadiran dan dukungan penuh dari seluruh pihak yang hadir.

Pertemuan tersebut tidak hanya sekedar rapat biasa, melainkan forum diskusi yang konstruktif dan produktif. Berbagai hal penting terkait persiapan kegiatan dibahas secara detail dan komprehensif. Pembentukan struktur kepanitiaan yang solid dan terorganisir menjadi fokus utama, memastikan setiap tugas dan tanggung jawab terbagi secara merata dan efektif. Aspek keamanan, yang menjadi prioritas utama dalam setiap acara besar, juga dibahas secara matang. Strategi pengamanan yang komprehensif disusun untuk menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh peserta Jamaah Dzikir. Selain itu, pembahasan juga mencakup aspek logistik, mulai dari penyediaan tempat, konsumsi, hingga perlengkapan pendukung lainnya, untuk memastikan kelancaran acara. Terakhir, teknis pelaksanaan kegiatan juga dibahas secara rinci, memastikan setiap tahapan acara berjalan sesuai rencana dan terkoordinasi dengan baik.

Yang menarik, Jamaah Dzikir Nurul Wathon tahun ini akan diiringi dengan kegiatan sosial yang sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Khitanan massal gratis yang akan diselenggarakan, memberikan kesempatan bagi anak-anak kurang mampu untuk mendapatkan layanan sunat secara cuma-cuma. Selain itu, para peserta khitanan massal juga akan mendapatkan paket perlengkapan berupa sarung, baju, dan songkok. Hal ini menunjukkan kepedulian dan komitmen Jamaah Dzikir Nurul Wathon terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.

KH. Suyuti Thoha dalam arahannya menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi yang solid antar instansi dan elemen masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa kerja sama yang erat antara TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait merupakan kunci keberhasilan dalam memastikan acara Jamaah Dzikir Nurul Wathon berjalan lancar, aman, dan khidmat. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah semata, melainkan juga memperkuat persatuan dan kesatuan antara TNI, Polri serta semua lapisan masyarakat dan menciptakan ikatan yang lebih erat serta harmonis” Tegas
Mursyidul’am menambahkan Jamaah Dzikir Nurul Wathon rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 10 Juli 2025 di halaman Ponpes Mansya’ul Huda Tegaldlimo, Banyuwangi.

Sementara di tempat yang sama, Kepala Desa Kedungwungu” Surono, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana, menyampaikan komitmennya untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang dan detail. Beliau beserta seluruh panitia berkomitmen untuk memastikan acara berjalan sukses dan memberikan manfaat positif bagi seluruh peserta dan masyarakat sekitar. Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi yang solid, diharapkan Jamaah Dzikir Nurul Wathon 2025 akan menjadi momen yang berkesan dan penuh berkah bagi seluruh masyarakat Banyuwangi.
(Pewarta Yanto Pimred)




Gassss