SURABAYA, Selendangsutra.id – Pergantian kepemimpinan di lingkungan Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya menjadi momentum penting dalam memperkuat kesinambungan pengabdian, soliditas kelembagaan, serta sinergi antara TNI dan seluruh elemen masyarakat.
SURABAYA, Selendangsutra.id – Pergantian kepemimpinan di lingkungan Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya menjadi momentum penting dalam memperkuat kesinambungan pengabdian, soliditas kelembagaan, serta sinergi antara TNI dan seluruh elemen masyarakat.

Momentum tersebut tercermin dalam acara pisah sambut Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya yang berlangsung di Gedung Aula Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Rabu malam (28/10/2026), sekitar pukul 20.00 WIB.

Acara tersebut menandai pergantian kepemimpinan Pangdam V/Brawijaya dari Mayjen TNI Rudy Saladin kepada Mayjen TNI Piek Budyakto. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat penting dari berbagai instansi, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat dan elemen lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Arif Prasetyo bersama rombongan dari Banyuwangi turut menghadiri acara sekaligus bersilaturahmi dengan jajaran TNI. Arif Prasetyo juga berkesempatan bertemu dan mengabadikan momen bersama Mayjen TNI Piek Budyakto sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap kepemimpinan baru Kodam V/Brawijaya.
Arif Prasetyo menyampaikan bahwa acara pisah sambut bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komunikasi, menjaga kesinambungan pengabdian, serta membangun sinergi yang semakin erat antara TNI dan masyarakat.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI Angkatan Darat. Namun, nilai-nilai pengabdian, profesionalisme, kedisiplinan, loyalitas, dan komitmen dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus tetap menjadi landasan utama dalam menjalankan tugas.
Ia juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Mayjen TNI Rudy Saladin atas dedikasi serta pengabdiannya selama memimpin Kodam V/Brawijaya.
Sementara itu, kepada Mayjen TNI Piek Budyakto, Arif menyampaikan ucapan selamat mengemban amanah baru dan berharap kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan program-program strategis sekaligus membawa semangat positif bagi kemajuan organisasi.
“Pergantian kepemimpinan hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan profesionalisme, serta membangun sinergi yang semakin solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa,” ungkap Arif Prasetyo.
Lebih lanjut, Arif menegaskan bahwa komunikasi dan silaturahmi merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Hubungan harmonis antara institusi negara dan masyarakat harus terus dirawat demi menciptakan stabilitas keamanan serta kehidupan sosial yang kondusif.
Ia berharap Mayjen TNI Piek Budyakto dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, melanjutkan berbagai capaian positif kepemimpinan sebelumnya, serta semakin memperkuat peran Kodam V/Brawijaya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Timur.
Sebagai komando kewilayahan TNI Angkatan Darat yang memiliki peran strategis, Kodam V/Brawijaya diharapkan terus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan menjaga keutuhan NKRI.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam acara tersebut juga mencerminkan pentingnya membangun hubungan kelembagaan yang harmonis. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.
Melalui momentum pisah sambut ini, diharapkan kepemimpinan Mayjen TNI Piek Budyakto semakin memperkuat soliditas organisasi, profesionalisme, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
