ALHAMBALANG, Selendangsutra.id — Dukungan moral dan spiritual terhadap kepimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terus menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat. Kali ini, pesan tersebut datang dari KH. Fathulah Suyuti Toha, ulama sepuh asal Banyuwangi sekaligus pendiri Majelis Zikir Nurul Wathon Alhambalang.
ALHAMBALANG — Dukungan moral dan spiritual terhadap kepimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terus menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat. Kali ini, pesan tersebut datang dari KH. Fathulah Suyuti Toha, ulama sepuh asal Banyuwangi sekaligus pendiri Majelis Zikir Nurul Wathon Alhambalang.
KH. Fathulah Suyuti Toha memandang Prabowo Subianto sebagai sosok pemimpin yang memiliki keikhlasan dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Menurutnya, perjalanan seorang pemimpin dalam memperjuangkan kepentingan rakyat tidak pernah lepas dari berbagai ujian, tantangan, serta dinamika kekuasaan.
Dalam pandangannya, tidak sedikit orang yang memiliki kepentingan pribadi dan keserakahan terhadap kekuasaan. Karena itu, beliau mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan, amanah, dan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Beliau juga menyampaikan bahwa setiap bentuk kezaliman dan ketidakadilan pada akhirnya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Keyakinan kepada pertolongan Allah menjadi penguat bagi siapa pun yang berjuang di jalan kebenaran.
Ikhtiar Spiritual dan Doa untuk Keselamatan Pemimpin
Sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan kepedulian terhadap kepimpinan nasional, KH. Fathulah Suyuti Toha mengajak seluruh anggota Majelis Zikir Nurul Wathon Alhambalang untuk meningkatkan ketaatan, memperbanyak zikir, serta melaksanakan doa bersama demi keselamatan dan perlindungan Presiden Prabowo Subianto.

Ajakan tersebut bukan semata-mata bentuk dukungan politik, melainkan juga ikhtiar spiritual agar Presiden senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kejernihan berpikir, serta kebijaksanaan dalam menjalankan amanah besar memimpin Indonesia.
Menurutnya, seorang pemimpin membutuhkan dukungan rakyat, tetapi juga membutuhkan doa dan nasihat dari para ulama agar tetap istiqamah, adil, dan tidak menyimpang dari amanah yang diberikan.
Menjaga Persatuan dan Amanah Bangsa
Di tengah dinamika politik nasional, pesan KH. Fathulah Suyuti Toha mengingatkan bahwa bangsa Indonesia harus menjaga persatuan dan tidak membiarkan perbedaan kepentingan melahirkan permusuhan.
Indonesia membutuhkan pemimpin yang kuat, rakyat yang bersatu, serta ulama yang terus memberikan nasihat moral dan spiritual bagi perjalanan bangsa.
Doa untuk Presiden adalah bagian dari ikhtiar menjaga bangsa. Sebab kekuasaan merupakan amanah, dan setiap amanah kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Penulis: Dody Kusuma Jaya
