KALIMANTAN TIMUR, Selendangsutra.id — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jamaah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal Khitoh Indonesia Kalimantan Timur merilis Mars Jamaah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal Khitoh Indonesia sebagai bagian dari penguatan identitas, semangat kebersamaan, serta nilai-nilai spiritual yang menjadi landasan perjuangan organisasi.
Mars tersebut hadir bukan sekadar sebagai lagu organisasi, tetapi diharapkan menjadi media untuk membangun semangat persaudaraan, memperkuat ukhuwah, serta mengingatkan seluruh jamaah terhadap pentingnya dzikir, akhlak, keikhlasan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sekretaris DPW Kaltim Jamaah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal Khitoh Indonesia, H. Supriyanto, S.E., mengatakan bahwa hadirnya Mars tersebut merupakan bagian dari ikhtiar organisasi untuk memperkuat identitas dan semangat seluruh jamaah di berbagai daerah.
“Mars ini kami harapkan menjadi pengikat semangat seluruh Jamaah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal Khitoh Indonesia. Bukan hanya dinyanyikan, tetapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat dihayati dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Supriyanto.
Menurutnya, pesan utama dalam Mars tersebut berkaitan erat dengan semangat persatuan, keimanan, dzikir, ukhuwah, akhlak, serta pengabdian demi kemaslahatan masyarakat.
Lirik Mars diawali dengan pengenalan identitas organisasi melalui bait:
“Jamaah Dzikir Nurul Wathon
Alhambalangi wal Khitoh Indonesia
Bersatu dalam ikatan iman
Meniti jalan penuh keberkahan.”
Bait tersebut menggambarkan semangat persatuan jamaah yang dibangun atas dasar keimanan dan komitmen untuk menempuh jalan kehidupan yang penuh keberkahan.
Pada bagian berikutnya, Mars menekankan pentingnya dzikir sebagai sarana penguatan spiritual sekaligus membangun hubungan sosial yang harmonis.
“Lisan berdzikir hati bercahaya
Menguatkan ukhuwah sesama
Menebar kasih dan kedamaian
Dalam naungan rahmat Tuhan.”
Pesan tersebut dinilai relevan dengan semangat organisasi yang menempatkan dzikir bukan hanya sebagai aktivitas spiritual, tetapi juga sebagai jalan untuk membangun kasih sayang, kedamaian, dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Dzikir sebagai Penguat Jiwa dan Persaudaraan
Bagian refrain menjadi salah satu pesan utama dalam Mars tersebut:
“Dzikir… menguatkan jiwa
Dzikir… menerangi hati
Bersama melangkah di jalan-Nya
Mengharap ridha Ilahi.”
H. Supriyanto menegaskan, nilai yang terkandung dalam Mars tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh jamaah untuk terus menjaga keseimbangan antara kehidupan spiritual dan kepedulian sosial.
“Dzikir harus melahirkan akhlak yang baik, kepedulian terhadap sesama, serta semangat untuk memberikan manfaat. Karena itu, kami ingin Mars ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dalam dzikir juga harus diwujudkan dalam pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Menjaga Akhlak dan Mengabdi untuk Kemaslahatan
Mars tersebut juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga akhlak dan menghidupkan nilai-nilai keteladanan dalam kehidupan.
“Menjaga akhlak dalam kehidupan
Menghidupkan sunnah penuh keikhlasan
Bersatu dalam cinta persaudaraan
Mengabdi demi kemaslahatan.”
Menurut H. Supriyanto, pesan tersebut menjadi bagian penting dari semangat Jamaah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal Khitoh Indonesia dalam membangun kehidupan organisasi yang berlandaskan keimanan, persaudaraan, dan kepedulian sosial.
Ia berharap Mars tersebut dapat dinyanyikan dalam berbagai kegiatan resmi organisasi, baik dalam agenda dzikir, silaturahmi, konsolidasi, maupun kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Semoga Mars ini dapat menjadi identitas bersama dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi. Ketika dinyanyikan bersama, kita berharap tumbuh semangat persatuan dan kebersamaan di antara seluruh jamaah,” katanya.
Menjadi Identitas dan Penyemangat Jamaah
Pada bagian refrain berikutnya, Mars kembali menegaskan identitas organisasi melalui lirik:
“Nurul Wathon terus bercahaya
Alhambalangi wal Khitoh Indonesia
Dengan dzikir dan doa bersama
Menuju rahmat Allah Yang Maha Kuasa.”
Pesan tersebut menjadi simbol harapan agar Jamaah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal Khitoh Indonesia terus berkembang sebagai wadah silaturahmi dan penguatan nilai-nilai keagamaan serta sosial kemasyarakatan.
Sementara pada bagian penutup, Mars mengajak seluruh jamaah untuk menjaga istiqamah dalam menjalankan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
“Jamaah Dzikir Nurul Wathon
Tetap istiqamah sepanjang masa
Bersatu dalam iman dan takwa
Mengharap ridha Allah Ta’ala.”
H. Supriyanto berharap peluncuran Mars tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat konsolidasi organisasi, khususnya di Kalimantan Timur, sekaligus mempererat hubungan antara pengurus dan seluruh jamaah.
“Semoga Mars ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus istiqamah dalam dzikir, menjaga persaudaraan, memperkuat ukhuwah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa. Semangatnya adalah bersama dalam iman, bersatu dalam persaudaraan, dan mengabdi untuk kemaslahatan,” pungkas H. Supriyanto.
Peluncuran Mars Jamaah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal Khitoh Indonesia tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai karya seni organisasi, tetapi menjadi simbol identitas, persatuan, dan semangat pengabdian seluruh jamaah di berbagai wilayah Indonesia.
