Banyuwangi, Selendangsutra.id – Benelan Kidul, Singojuruh – Pemerintah Desa Benelan Kidul melaksanakan kegiatan pembagian dana insentif bagi para kader Posyandu untuk periode dua bulan, yang dirangkai dengan sosialisasi Permendagri No. 13 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Posyandu. Kegiatan ini digelar di balai desa dengan dihadiri kader Posyandu, perangkat desa, serta perwakilan TP PKK.
Ketua TP PKK Benelan Kidul, Holida, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah desa terhadap pengabdian para kader Posyandu yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kader Posyandu adalah garda terdepan pelayanan ibu dan anak. Insentif ini bukan sekadar bentuk bantuan, tetapi penghargaan atas dedikasi mereka. Kami berharap semangat kader semakin meningkat, terutama setelah adanya regulasi baru dari pemerintah pusat,” jelas Holida.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Posyandu tidak hanya fokus pada pemantauan balita, tetapi kini memiliki fungsi yang lebih luas sesuai aturan terbaru.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh Muhamad, Sekretaris Desa Benelan Kidul, yang menerangkan poin-poin penting dari Permendagri No. 13 Tahun 2024. Regulasi tersebut mengatur revitalisasi Posyandu dari segi fungsi, struktur kelembagaan, serta penguatan peran kader.
“Permendagri ini menegaskan bahwa Posyandu harus melayani 6 Bidang dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Artinya, Posyandu bukan hanya tempat timbang balita, tetapi pusat layanan dasar bagi seluruh masyarakat,” papar Muhamad.
Adapun enam bidang SPM yang wajib didukung oleh Posyandu meliputi:
- Bidang pendidikan
- Bidang kesehatan
- Bidang pekerjaan umum
- Bidang perumahan rakyat
- Bidang sosial
- Bidang trantibum linmas
Muhamad menambahkan bahwa pemerintah desa siap mendukung peningkatan kualitas Posyandu melalui pembinaan, pendampingan, dan perbaikan fasilitas secara bertahap.
Pada kesempatan tersebut, Sekdes juga menekankan pentingnya sinergi antara kader, PKK, tenaga kesehatan, dan perangkat desa agar semua layanan SPM dapat berjalan maksimal.
“Insentif ini bukan hanya bentuk dukungan finansial, tetapi wujud komitmen pemerintah desa untuk memastikan Posyandu berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan yang terintegrasi,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan insentif secara simbolis kepada para kader Posyandu dari tiap dusun di Benelan Kidul
