Jakarta, Selendangsutra.id – Himpunan Alumni dan Santri Lirboyo se-Jabodetabek menyampaikan pernyataan sikap terkait tayangan Trans7 yang dinilai merendahkan pesantren, khususnya Pesantren Lirboyo. Pernyataan tersebut berisi:
1. Mengecam pihak Trans7 yang menayangkan tayangan yang meremehkan kiai, santri, dan pesantren, khususnya Pesantren Lirboyo yang menjadi objek tayangan tersebut, sebagaimana video yang telah beredar luas.
2. Menuntut pihak Trans7 untuk meminta maaf secara terbuka terkait tayangan tersebut, khususnya kepada para masayikh Pondok Pesantren Lirboyo.
3. Meminta kepada Trans7 untuk menarik tayangan tersebut dari semua platform media yang terkait dengan Trans7.
4. Meminta kepada Trans7 untuk menyiarkan tayangan edukasi khusus tentang pesantren, kiai, dan santri secara utuh, tanpa dipotong-potong, baik dari sisi sejarah maupun sumbangsih untuk bangsa, guna mencegah kesalahpahaman masyarakat terhadap pesantren.
Himpunan Alumni dan Santri Lirboyo se-Jabodetabek menyatakan, jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi oleh Trans7, maka akan menempuh jalur hukum, baik pidana maupun perdata.
Pernyataan ini dikeluarkan oleh pengurus di masal wilayah Jabodetabek, dengan Ketua Umum Haji Agus Salim dan Sekretaris Ustadz Muhammad Farid Firdaus, S.Pd.
(Red)
