JAKARTA, Selendangsutra.id – Perkembangan media digital membuka ruang yang semakin luas bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan. Melihat peluang tersebut, Berita Santri menyiapkan konsep Podcast Nusantara Road Show sebagai wadah bagi para santri untuk berbicara langsung, berdialog, belajar jurnalistik, sekaligus membangun kemampuan public speaking.
Konsep ini tidak diarahkan sekadar menjadi program podcast biasa. Podcast Nusantara dirancang sebagai media bergerak yang mendatangi pesantren, daerah, kampus, komunitas dan berbagai pusat kegiatan masyarakat untuk mendengar langsung suara generasi muda. Para santri nantinya dapat berdialog dengan pemerintah, penegak hukum, akademisi, tokoh masyarakat, pengusaha muda dan para pelaku industri kreatif. Pembahasannya diarahkan pada persoalan nyata sekaligus solusi yang dapat menjadi contoh bagi generasi masa depan.
“Santri harus diberi ruang untuk berbicara. Mereka bukan hanya objek pemberitaan, tetapi juga harus menjadi pelaku media, jurnalis, pewawancara dan penyampai gagasan,” demikian gagasan utama program Podcast Nusantara.
Lima Bus Podcast untuk Road Show
Sebagai bagian dari pengembangan program, dirancang lima unit bus Podcast Nusantara yang berfungsi sebagai studio podcast berjalan. Setiap bus dapat dilengkapi ruang wawancara, kamera, mikrofon profesional, layar digital, fasilitas live streaming, ruang produksi serta perangkat pendukung jurnalistik. Dengan konsep tersebut, produksi tidak harus menunggu narasumber datang ke studio. Sebaliknya, tim Podcast Nusantara dapat bergerak langsung ke tengah masyarakat dan menghadirkan narasumber dari berbagai daerah.
“Dari daerah, untuk Indonesia.”
Konsep visual bus menggunakan identitas PODCAST NUSANTARA, dengan desain merah, putih, hitam dan unsur budaya Indonesia. Bus tersebut diharapkan menjadi ikon media bergerak yang mudah dikenali ketika melakukan road show.
Mencetak Jurnalis Profesional dari Kalangan Santri
Program ini juga memiliki misi jangka panjang, yaitu membangun kemampuan generasi santri dalam bidang jurnalistik dan komunikasi publik Santri yang terlibat tidak hanya belajar menjadi pembawa acara. Mereka dapat dilatih melakukan riset, menyusun pertanyaan, melakukan wawancara, memverifikasi informasi, menulis berita, membuat video, mengelola media sosial dan memahami etika jurnalistik. Dengan demikian, pesantren dapat menjadi salah satu pusat lahirnya jurnalis muda dan public speaker yang cerdas, berkualitas dan berintegritas.
Berita Santri Menuju Media yang Agresif dan Solutif
Di tengah persaingan media online yang semakin cepat, Berita Santri ingin mengambil posisi sebagai media yang agresif mencari informasi, tetapi tetap cerdas dalam menyampaikan berita dan mengutamakan solusi. Setiap perjalanan Podcast Nusantara dapat menghasilkan berbagai produk jurnalistik: berita, wawancara mendalam, video pendek, podcast, dokumenter, opini dan konten edukasi. Yang diutamakan bukan sekadar membuat berita menjadi viral, tetapi bagaimana sebuah berita mempunyai nilai, membuka diskusi publik dan memberikan inspirasi. Podcast Nusantara diharapkan menjadi jembatan antara suara santri dengan para pengambil kebijakan, dunia usaha dan masyarakat luas.
Dari pesantren lahir gagasan. Dari dialog lahir solusi. Dari media lahir generasi baru yang berani bicara dan mampu bekerja.
Jika program lima bus ini berjalan dan terus dikembangkan, Podcast Nusantara bukan hanya menjadi studio berjalan, tetapi dapat menjadi laboratorium jurnalistik dan komunikasi publik bagi generasi muda Indonesia.
(HR DODY)
