JAKARTA, Selendangsutra.id – Sekretaris Jenderal DPW DKI Jakarta Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal-Khithoh Indonesia, Arif Prasetyo, menghadiri rangkaian kegiatan silaturahmi bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang berlangsung pada Minggu malam (19/7/2026) di Jakarta. Agenda tersebut diawali dengan makan malam bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, sebelum dilanjutkan dengan acara nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di rumah dinas Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Menteri BKKBN), Wihaji.

Dalam keterangannya kepada awak media melalui pesan WhatsApp pada Senin dini hari (20/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB, Arif Prasetyo menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga menjadi momentum mempererat komunikasi dan membangun hubungan baik dengan para pemimpin nasional.
“Sebelum acara nobar dimulai, saya mengikuti makan malam bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Bapak Raja Juli Antoni. Selanjutnya kami bergeser menuju rumah dinas Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Bapak Wihaji, untuk mengikuti nobar Piala Dunia 2026. Dalam kesempatan itu saya juga berjumpa dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bapak Bahlil Lahadalia,” ujar Arif Prasetyo.

Menurut Arif, pertemuan dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara elemen masyarakat dengan pemerintah, sekaligus membangun komunikasi yang konstruktif dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional.
Ia menambahkan, kehadirannya membawa semangat silaturahmi kebangsaan dan mempererat hubungan dengan para menteri yang memiliki peran strategis dalam pembangunan Indonesia.
“Malam ini kami membawa misi untuk merajut keakraban dan memperkuat silaturahmi dengan para menteri, di antaranya Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Menteri Kehutanan, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Kami berharap komunikasi yang baik seperti ini dapat terus terjalin demi mendukung kemajuan bangsa dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dengan elemen masyarakat,” ungkap Arif.

Arif menilai, komunikasi yang terbangun melalui suasana informal seperti kegiatan nobar mampu menciptakan ruang dialog yang lebih cair, sehingga dapat memperkuat hubungan antarpemangku kepentingan dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya membangun jejaring, memperkuat persaudaraan, dan menjaga komunikasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Indonesia yang semakin maju, harmonis, dan berdaya saing di tingkat global.
