IKN, KALIMANTAN TIMUR, Selendangsutra.id — Suasana penuh kehormatan, keakraban, dan nuansa kebangsaan mewarnai rangkaian pelantikan pengurus DPW dan DPC Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal Khitoh Indonesia se-Kalimantan Timur yang digelar di Gedung Kemenko 3 Ibu Kota Nusantara, Sabtu (16/5/2026).

Usai prosesi pengukuhan, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Basuki Hadimuljono Wakil Wali Kota simbolBalikpapan Kaltim” Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M dan Ir. H. Seno Aji, M.Si Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan penghormatan khusus kepada ulama kharismatik KH. Fathulloh Suyuti Thoha dengan mengajak langsung rombongan pengurus memasuki kawasan Istana Nusantara di IKN.

Dalam kunjungan tersebut, KH. Fathulloh Suyuti Thoha didampingi Mayjen TNI (Purn) Hariyanto Syahputra bersama jajaran pengurus DPW dan DPC Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal Khitoh Indonesia, termasuk Ketua DPW Kaltim Sayet Rahman beserta seluruh pengurus wilayah dan cabang.
Perjalanan dari Gedung Kemenko 3 menuju kawasan Istana Nusantara menempuh jarak sekitar 250 meter dengan waktu kurang lebih 10 menit. Di sepanjang perjalanan, suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa. Basuki Hadimuljono tampak santai berjalan bersama rombongan sambil memperkenalkan sejumlah bangunan strategis di kawasan inti pusat pemerintahan IKN.
Tak hanya memperlihatkan kemegahan infrastruktur, Kepala Otorita IKN juga menjelaskan fungsi, filosofi, serta visi besar pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai simbol masa depan Indonesia.
Setibanya di kawasan Istana Nusantara, rombongan diajak melihat langsung ornamen arsitektur megah yang sarat nilai budaya dan kebangsaan. Para tamu tampak antusias menikmati suasana sambil mengabadikan momen dengan swafoto sebagai kenang-kenangan bersejarah.
Di tengah suasana penuh keakraban tersebut, KH. Fathulloh Suyuti Thoha memimpin doa bersama demi kemajuan dan keberkahan pembangunan IKN agar menjadi pusat peradaban Indonesia yang maju, harmonis, dan membawa kemaslahatan bagi rakyat. Doa itu diamini seluruh jajaran pengurus yang hadir.

Rangkaian penghormatan itu tidak berhenti di siang hari. Pada malam harinya, Basuki Hadimuljono kembali menjemput KH. Fathulloh Suyuti Thoha beserta rombongan untuk mengunjungi kawasan Taman Kusuma Bangsa, sebuah lokasi refleksi kebangsaan yang dipersiapkan sebagai tempat perenungan untuk mengenang jasa para pahlawan pada malam kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus menghadirkan kekuatan moral, spiritualitas, dan persatuan bangsa “IKN ini dibangun bukan hanya sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai simbol persatuan Indonesia. Kehadiran para ulama dan tokoh masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga nilai moral, spiritual, dan kebangsaan di Ibu Kota Nusantara,” ujar Basuki Hadimuljono.

Sementara itu, KH. Fathulloh Suyuti Thoha menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat dan penghormatan yang diberikan Kepala Otorita IKN kepada para ulama dan pengurus Jama’ah Dzikir Nurul Wathon.
“Kami merasa sangat terhormat dapat melihat langsung perkembangan Ibu Kota Nusantara dan memasuki kawasan istana. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi bentuk penghargaan kepada ulama dan umat. Semoga IKN menjadi pusat kemajuan Indonesia yang tetap menjunjung tinggi nilai religius, persatuan, dan akhlakul karimah,” tutur KH. Fathulloh Suyuti Thoha.

Momentum tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, ulama, dan tokoh bangsa dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia masa depan yang maju, berkarakter, dan tetap berlandaskan nilai-nilai spiritual kebangsaan.
