Banyuwangi, Selendangsutra.id — Aktivis sosial yang dikenal dengan julukan “Harimau Blambangan dari ujung timur Pulau Jawa”, Don Yunus, menyampaikan pernyataan tegas terkait pentingnya menjaga stabilitas nasional di tengah meningkatnya dinamika informasi yang dinilai berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Dalam pernyataannya, ia juga mendeklarasikan komitmen penuh untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, bahkan hingga mengorbankan dirinya demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam keterangannya kepada awak media di Banyuwangi, Rabu (15/4), Don Yunus menegaskan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat bukan untuk memperdebatkan benar atau salah, melainkan untuk mendorong kejelasan informasi terkait berbagai program strategis pemerintah agar tidak disalahartikan.
“Saya tidak bicara soal siapa yang benar atau salah. Saya hanya ingin semua program seperti Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, dan Makanan Bergizi (MBG) ini jelas, tidak digoreng menjadi isu. Fitnah itu sangat berbahaya dan sekarang sudah berkembang di mana-mana, terutama di Pulau Jawa,” ujarnya.
Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak utuh dan cenderung provokatif berpotensi menimbulkan keresahan sosial, sekaligus melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Ia menilai kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama seluruh elemen bangsa.
Lebih lanjut, Don Yunus mengingatkan adanya dugaan pergerakan Organisasi Tanpa Bentuk (OTB) yang dinilai berpotensi menjadi ancaman serius terhadap stabilitas negara. Ia menyebut, pola gerakan semacam ini dapat memicu konflik horizontal melalui adu domba antar kelompok masyarakat hingga menggoyahkan fondasi ideologi bangsa.
“Kita harus waspada. OTB ini berbahaya karena bisa mengadu domba, menyebarkan fitnah, bahkan berupaya melemahkan dasar negara. Ini yang harus diantisipasi bersama,” tegasnya.
Ia pun menyerukan kepada aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, untuk tetap solid, profesional, dan mengedepankan pendekatan yang bijak dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang.
Pada bagian puncak pernyataannya, Don Yunus secara terbuka mendeklarasikan kesiapannya untuk berkorban demi bangsa dan negara sebagai bentuk tanggung jawab moral warga negara.
“Saya mendeklarasikan mewakafkan nyawa saya untuk pemerintahan Bapak Prabowo. Saya tidak dibayar oleh negara, tetapi saya ingin bermanfaat bagi rakyat dan menjaga keamanan dari ancaman yang kita khawatirkan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan panggilan nurani untuk turut menjaga keutuhan bangsa dari berbagai potensi ancaman, baik yang nyata maupun yang bersifat laten.
Menutup keterangannya, Don Yunus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan nasional, meningkatkan literasi informasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.
“Mari kita jaga bangsa ini bersama. Jangan sampai kita terpecah hanya karena fitnah dan isu yang tidak jelas. Persatuan adalah kekuatan kita,” pungkasnya.
