Banyuwangi, Selendangsutra.id – Proyek perbaikan drainase di Kampung sawahan dusun Krajan desa kebaman kecamatan Srono banyuwangi Jatim yang dikerjakan oleh PT. Brantas menuai sorotan dari warga setempat. Pasalnya, proyek tersebut diduga bermasalah karena tidak adanya plang proyek, minimnya pengawasan, serta adanya indikasi penyelewengan dalam pelaksanaannya.
Warga melaporkan bahwa plang proyek baru dipasang beberapa jam sebelum sesi foto oleh pelaksana proyek. Selain itu, tidak ada perwakilan dari pihak desa atau pihak terkait lainnya yang terlihat mengawasi jalannya proyek. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya praktik yang tidak transparan” ucap warga yang enggan di sebut inisialnya.
”Kami melihat plang proyek itu baru dipasang sebentar saja, pas mau ada foto-foto. Setelah itu dicopot lagi. Kami jadi bertanya-tanya, ini proyek benar atau tidak?” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain masalah plang proyek dan pengawasan, warga juga menyoroti adanya dugaan penyelewengan dan pencurian volume pekerjaan. Menurut mereka, perbaikan drainase hanya dilakukan di beberapa titik saja, sementara sebagian besar drainase dibiarkan seperti semula.
”Yang diperbaiki cuma sedikit, hanya di beberapa titik yang rusak atau ambrol saja. Selebihnya masih sama seperti dulu hanya dibongkar finishingnya dan diganti finishing baru. Tapi kenapa seolah-olah ini proyek perbaikan drainase yang menyeluruh?” keluh warga lainnya.
Warga berharap pihak terkait segera turun tangan untuk mengusut dugaan permasalahan dalam proyek perbaikan drainase ini. Mereka meminta agar proyek tersebut diaudit secara transparan dan pelaksana proyek bertanggung jawab atas segala bentuk penyelewengan yang terjadi. Ini salah satu proyek yang tidak transparan dan masih banyak lagi proyek proyek lainnya yang tidak memasang dan membiarkan papan Kegiatan seperti dahulu yang sampai papan itu rusak termakan waktu. Mungkinkah ini yang disebut proyek siluman? Gumam warga.
