Banyuwangi, Selendangsutra.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Pondok Pesantren Mansya’ul Huda di Tegaldlimo, Banyuwangi, akan dimeriahkan oleh kolaborasi unik antara Jamaah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal-Khittoh Indonesia bersama TNI, POLRI dan PGRI serta masyarakat, Rapat persiapan yang digelar Senin (7/7/2025) di kediaman KH. Fathulloh Suyuti Thoha, Mursyidul’Am Jamaah Dzikir Nurul Wathon, telah mematangkan rencana perayaan yang akan berlangsung pada Kamis, 10 Juli 2025.


Rapat dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Tegaldlimo Trisetia Supriyanto, S.STP., M.Si., beserta staf kecamatan, perwakilan Kapolsek (Intelkam Aiptu Hadi Santoso), Danramil Gunoto di dampingi Kopka Khoirul Anam), Ketua PGRI Banyuwangi Sudarman (selaku Wakil Jamaah Dzikir Nurul Wathon Banyuwangi beserta rombongan, Panitia Pelaksana, dan puluhan pengurus Jamaah Dzikir Nurul Wathon.


Rapat membahas berbagai aspek persiapan untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan acara, teknis pelaksanaan, koordinasi antar panitia,pengurus dan anggota jamaah sekaligus pembagian tugasnya masing-masing dll. Kegiatan Jamaah Dzikir Nurul Wathon ini diharapkan akan menjadi bagian penting dalam memeriahkan peringatan ulang tahun Pondok Pesantren Mansya’ul Huda ke-55


Mursyidul’am Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al_Hambalangi Wal_ Khittoh Indonesia” KH Fathulloh Suyuti Thoha dalam sambutanya menyampaikan Menindak lanjuti hasil rapat virtual kemarin maka malam ini kami adakan rapat kerja panitia sesuai tugasnya masing-masing dalam acara yang akan di laksanakan pada hari kamis tanggal 10/07/2025,
KH. Fathulloh Suyuti Thoha menjelaskan
ahwa kegiatan tersebut akan meliputi tiga rangkaian kegiatan yaitu peringatan hari ultah pondok pesantren, kegiatan Jamaah Dzikir Nurul Wathon bersama TNI-Polri, PGRI dan masyarakat karena ini sejalan dengan program Bapak Prabowo bersama saya, jadi kegiatan tersebut harus melibatkan TNI POLRI dan yang terahir sunatan massal untuk 10 anak. Dokter Khitan, Tim sholawat dan hadroh dari TNI akan turut memeriahkan acara, Kegiatan Jamaah Dzikir Nurul Wathon diharapkan akan menjadi bagian penting dalam memeriahkan peringatan ulang tahun Pondok Pesantren Mansya’ul Huda Tegaldlimo” ungkapnya

Ketua PGRI Banyuwangi, Sudarman, yang mewakili Ketua Jamaah Dzikir Nurul Wathon Banyuwangi, menjelaskan keterlibatan PGRI dalam peringatan ulang tahun ke-55 Pondok Pesantren Mansya’ul Huda pada 10 Juli 2025. Beliau menyatakan bahwa dukungan ini merupakan kelanjutan dari dukungan penuh PGRI terhadap kegiatan Jamaah Dzikir Nurul Wathon di Makam Pak Harto pada 8 Juli 2025, yang bertepatan dengan hari lahir Pak Harto. mengingat dukungan penuh PGRI terhadap kegiatan Jamaah Dzikir Nurul Wathon dari Ketua Pelaksana kegiatan tersebut adalah Ketua Umum PGRI Pusat, Bapak Teguh (asal Banyuwangi dan beliau juga santri KH. Suyuti), sehingga terdapat kesamaan latar belakang antara Ketua Umum PGRI Pusat dan pendiri Dzikir Nurul Wathon (KH. Suyuti), Beliau menekankan kesamaan visi antara pimpinan PGRI Pusat dan pendiri Jamaah Dzikir Nurul Wathon sebagai landasan kolaborasi ini. PGRI Banyuwangi akan berkontribusi aktif,
Sudarman menambahkan bahwa atas intruksi Ketua Umum PGRI Pusat, PGRI Kabupaten Banyuwangi diwajibkan terlibat aktif dalam acara tersebut. PGRI akan memberikan dukungan dari berbagai wilayah di Jawa Timur, termasuk menyediakan pembawa acara profesional. Semua persiapan, termasuk rapat virtual, telah memastikan kesiapan acara. Kini, tinggal menunggu pelaksanaan kegiatan yang diyakini akan berlangsung meriah dan sukses. Kolaborasi antara lembaga keagamaan, aparat keamanan, dan organisasi pendidikan ini menunjukkan sinergi positif dalam membangun masyarakat Banyuwangi” Pungkas Ketua PGRI Kabupaten Banyuwangi
