JAKARTA – Selendangsutra.id _ Majelis Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al Hambalangi Wal Khittoh Indonesia merupakan gerakan Dzikir nasional yang dibina langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ke-8′ Bapak Prabowo Subianto


Acara ini di penuhi ratusan jajaran pengurus dari seluruh Indonesia untuk memperkuat jaringan dzikir nasional. Majelis ini dipimpin oleh KH Fathulloh Suyuti Thoha selaku Mursyidul’am Nasional, dengan Bapak Prabowo Subianto sebagai Dewan Pembina. Nama “Al Hambalangi” diambil dari nama kediaman pribadi Presiden di Hambalang, sebagai simbol kedekatan emosional dan spiritual terhadap gerakan memperkuat keagamaan.

Mohammad Ali yang akrab di panggil Gus Ali juga salah satu jajaran pengurus dari kota Sidoarjo saat di konfirmasi awak media mengatakan bahwa pada hari Ahad, 29 Juni 2025 – Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al Hambalangi Wal Khithoh Indonesia penuhi undangan acara Dzikir & Doa untuk keselamatan Bangsa dan Negara” Ucapnya

Gus Ali menambahkan kemeriahan acara ini saat Kehadiran KH Fathullah Suyuthi Thoha dan para jamaah serta tamu undangan diiringi Lantunan Al Banjari serta sholawat sebagai simbul rasa penghormatan, Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian pembukaan Iftitah yang dipimpin oleh Gus Muhammad Yusuf Abdurrahman dari Yayasan Darul Hikmah Annawawi Malang lalu lantunan Ayat Suci Al-Quran dibawakan oleh Letnan 2 Muhammad Maksum Qori terbaik di Kopassus

sementara Dzikir & Tahlil Nurul Wathon dibawakan langsung oleh Mursyidul’Am KH Fathullah Suyuthi Thoha. Acara berlangsung hidmat dan lancar, dalam kesempatan acara ini di hadiri dari berbagai unsur sebagai perwakilan Keluarga Cendana, diantaranya yaitu Prof. Dr. Ir. M. Fatih Aswar panggilan akrabnya Abi dan Brigjen TNI (Purn) Habib Syechan Shahab yang pernah mendampingi dan menjabat pada jabatan strategis di era Pak Harto , Jendral TNI (Purn)” Agus Sutomo,


Serta jajaran TNI, POLRI, Ratusan Jama’ah tamu undangan, Kanjeng Arie Ramadhani Nonci selaku Ketua Panitia Acara tersebut dan dipandu oleh HM Khoiron Hasan asal Jember selaku MC. Diakhir acara simbolis penyerahan Al Qur’an dari badan wakaf Al Qur’an kepada para jama’ah yang disaksikan oleh Ketua Umum Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al_Hambalangi Wal_Kithoh Indonesia” KH. Mukhlas Syarkun. Tujuan utama acara doa dan dzikir adalah mendoakan keselamatan bangsa dan negara juga mendoakan almarhum Bapak Soeharto dan Almarhumah Bu Tien Soeharto , selain itu juga ada penyampaian yang di sampaikan dari beberapa sambutan yang menceritakan sekilas balik perjuangan Pak Harto untuk menyelamatkan Bangsa dan Negara dari tangan kaum komunis yang di dalangi oleh PKI, Pak Harto sebagai mantan presiden RI Ke-2 juga sangat berjasa atas berdirinya ribuan sekolah impres, menumpas paham Komunis dan Radikal hingga sebagai bapak pembangunan bangsa yang artinya setelah eranya bung karno, pak harto membawa bangsa Indonesia menuju cahaya terang, Kalau mengutip dari semua sambutan secara inti, harapan kami (Gus Ali) tentunya semoga Pak Harto sebagai panglima jendral besar bintang lima semestinya mendapatkan anugrah menjadi Pahlawan Nasional, Negara sudah layak kalau memberi gelar mantan presiden RI Ke-2 sebagai pahlawan nasional karena banyak sekali jasa jasa pak Harto untuk Bangsa dan Negara, seperti menjadikan negara yang tanahnya subur makmur dengan bukti sandang, pangan, papan murah meriah, gemah ripah loh jinawi”, harap Gus ali

Sementara Mursyidul’am Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al_Hambalangi Wal_Khittoh Indonesia” KH Fathullah Suyuthi Thoha Pengasuh Ponpes Mansya’ul Huda Tegaldlimo – Banyuwangi Jatim saat menghubungi awak media melalui sambungan seluler menyampaikan pemberitahuan bahwa hari ini sedang berada di jakarta, memenuhi undangan acara Doa dan dzikir untuk mendoakan Keselamatan Bangsa dan Negara serta mendoakan Almarhum presiden RI Ke-2 dan Almarhumah Bu Tien Soerharto di Masjid At-Tin TMII Jakarta” Ucap Kyai Suyuti pada awak media di hari Sabtu (28/06/2025) Pukul 12.30.00 Wib.

Kyai Suyuti menjelaskan Acara yang akan di gelar tersebut merupakan lanjutan dari acara yang dilaksanakan di Astana Giribangun Surakarta yang diadakan pada tanggal 8 Juni lalu


Inti utama dalam acara itu adalah ada kaitannya dengan kegiatan yang diselenggarakan tanggal 8 Juni di Maqom Pak Harto di Astana Giribangun, dan ini juga ada kaitannya dengan keluarga Cendana, tujuan pokoknya adalah dzikir dan doa bersama untuk keselamatan Bangsa dan Negara khususnya untuk keselamatan dan kesehatan Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto”, Pungkas Mursyidul’am.
(Tim Liputan Gus Ali/Yanto Pimred)
