JAKARTA — Sekretaris Jenderal RKLA, Dody Iwa Kusumajaya, menyampaikan rasa syukur dan optimisme terhadap masa depan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ia berharap cita-cita mewujudkan kepolisian yang profesional, humanis, dan benar-benar menjadi pengayom masyarakat dapat terus diwujudkan demi kepentingan rakyat Indonesia.
Dalam pandangannya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri untuk menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Karena itu, ia berharap kepolisian semakin memperkuat kedekatan dengan rakyat, mengedepankan pendekatan humanis, serta hadir sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.
“Kita sangat bersyukur dan berharap apa yang selama ini kita cita-citakan dapat menjadi kenyataan. Polisi harus benar-benar menjadi pengayom masyarakat. Kami optimistis, dengan kepemimpinan yang tepat, Polri dapat semakin dekat dengan rakyat dan mendapatkan kepercayaan yang semakin kuat,” ungkap Dody.
Ia menilai, perubahan institusi kepolisian harus dibangun melalui keteladanan pimpinan, peningkatan profesionalisme anggota, penegakan hukum yang adil, serta pelayanan publik yang transparan dan bertanggung jawab. Dody turut menyampaikan harapannya terhadap kepimpinan Kapolri, termasuk semangat pembaruan yang dibawa oleh generasi perwira kepolisian yang memiliki kapasitas, integritas, dan visi masa depan. Ia berharap transformasi Polri dapat berlangsung secara nyata dan berkelanjutan, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta perlindungan hak-hak masyarakat.
Terkait hal tersebut, Polda Metro Jaya memiliki posisi yang sangat strategis. Sebagai wilayah dengan dinamika sosial, ekonomi, dan keamanan yang kompleks, Polda Metro Jaya dapat menjadi barometer bagi pengembangan pelayanan kepolisian di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, Polda Metro Jaya memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa keamanan dan ketertiban tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui komunikasi, pencegahan, dan kemitraan yang kuat antara polisi dan masyarakat.
“Harapan kita, Polri masa depan adalah kepolisian yang semakin profesional, modern, transparan, dan dipercaya masyarakat. Kita ingin Polda Metro Jaya menjadi contoh dalam membangun kamtibmas yang aman, damai, dan berkeadilan. Bahkan, cita-cita kita adalah menghadirkan standar pelayanan keamanan yang dapat menjadi rujukan dunia,” tambahnya.
Dukungan terhadap Polri harus berjalan seiring dengan harapan agar institusi tersebut terus melakukan evaluasi dan pembenahan. Kepercayaan publik, menurutnya, akan semakin kuat apabila masyarakat merasakan langsung kehadiran polisi dalam memberikan perlindungan, kepastian hukum, dan rasa aman.
Menutup pernyataannya, Dody mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun sinergi dengan kepolisian demi menjaga persatuan, stabilitas nasional, serta ketenteraman kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Polisi dan masyarakat bukan dua pihak yang terpisah. Keduanya harus berjalan bersama. Ketika polisi dipercaya rakyat dan rakyat ikut menjaga keamanan, di situlah fondasi Indonesia yang aman, damai, dan maju dapat kita wujudkan,” tutupnya.
Dody Iwa Kusumajaya
Sekretaris Jendral RKLA
