BANYUWANGI, Selendangsutra.id — Universitas Dr. H. Sumarno (UNISMAR) Banyuwangi yang berlokasi di Alamat: Kampus Terpadu Bumi Cempokosari No. 45, Dusun Cempokosari, Sarimulyo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur membuka penerimaan mahasiswa baru Program Studi Doktor Studi Islam untuk Tahun Akademik 2026/2027.

Program pendidikan jenjang doktoral tersebut menjadi salah satu langkah strategis UNISMAR dalam memperluas akses pendidikan tinggi Islam sekaligus mendorong penguatan sumber daya manusia berkompetensi akademik dan profesional.

Informasi penerimaan tersebut disampaikan melalui publikasi resmi UNISMAR Banyuwangi dengan mencantumkan Nomor SK 1013 Tahun 2026. Program Doktor Studi Islam UNISMAR menawarkan delapan konsentrasi keilmuan yang dapat menjadi pilihan calon mahasiswa sesuai dengan latar belakang dan fokus kajian akademiknya.

Delapan konsentrasi tersebut meliputi Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Psikologi Islam, Politik Islam, Ekonomi Syariah, serta Hukum Islam.

Pembina Yayasan Puspa Dunia yang menaungi UNISMAR Banyuwangi, Prof. DR. H. Teguh Sumarno, M.M., mengatakan bahwa pembukaan Program Doktor Studi Islam merupakan bagian dari komitmen yayasan dan universitas dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang akademik tertinggi.

Menurutnya, pendidikan doktoral tidak hanya berorientasi pada pencapaian gelar akademik, tetapi juga harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas keilmuan, kemampuan riset, integritas serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
“Kami ingin UNISMAR terus berkembang sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memberikan kontribusi terhadap penguatan sumber daya manusia.

Program doktoral ini diharapkan menjadi ruang bagi para akademisi, praktisi pendidikan, profesional dan masyarakat yang ingin memperdalam keilmuan sekaligus menghasilkan pemikiran yang memberikan manfaat luas,” ujar Prof. DR. H. Teguh Sumarno, M.M., Pembina Yayasan Puspa Dunia.

Ia menegaskan, keberadaan delapan konsentrasi keilmuan memberikan pilihan yang cukup luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan kajian sesuai bidang masing-masing.
Delapan Konsentrasi Keilmuan
Program Doktor Studi Islam UNISMAR Banyuwangi membuka delapan bidang konsentrasi, yakni:
Pendidikan Agama Islam (PAI)
Manajemen Pendidikan Islam (MPI)
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
Psikologi Islam
Politik Islam
Ekonomi Syariah
Hukum Islam
Dengan pilihan tersebut, UNISMAR Banyuwangi berupaya menghadirkan pendidikan doktoral yang memiliki spektrum kajian luas dan relevan dengan kebutuhan perkembangan masyarakat, dunia pendidikan, ekonomi, hukum, sosial maupun tata kelola kelembagaan.
Biaya Kuliah dan Mekanisme Pendaftaran
Berdasarkan informasi penerimaan mahasiswa baru yang dipublikasikan UNISMAR Banyuwangi, biaya kuliah Program Doktor Studi Islam tercantum sebesar Rp52,5 juta.
Calon mahasiswa diwajibkan melakukan pendaftaran secara daring dan menyertakan bukti pembayaran biaya pendaftaran sebesar Rp1 juta. Selanjutnya, peserta diminta mengunggah sejumlah dokumen persyaratan, antara lain scan ijazah dan transkrip nilai S1 dan S2, scan KTP dan Kartu Keluarga (KK), Curriculum Vitae (CV), serta pas foto terbaru dengan latar belakang merah.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang tercantum pada materi penerimaan mahasiswa baru UNISMAR Banyuwangi.
Untuk informasi lebih lanjut, calon mahasiswa dapat menghubungi kontak yang tercantum dalam publikasi penerimaan, yakni 0823-3389-3599 (Mar Syahid, S.Sos.I., M.Si.) atau 0822-2894-4443 (Slamet, S.Psi., M.A.P.).
Dorong Penguatan SDM dan Tradisi Akademik
Prof. DR. H. Teguh Sumarno, M.M. berharap Program Doktor Studi Islam UNISMAR Banyuwangi dapat menjadi bagian dari penguatan tradisi akademik dan riset di wilayah Banyuwangi serta memberikan kesempatan kepada masyarakat dari berbagai daerah untuk memperoleh pendidikan tinggi pada jenjang doktoral.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membaca perubahan zaman dan memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
“Kami berharap para calon mahasiswa yang bergabung nantinya dapat memanfaatkan proses pendidikan secara maksimal. Ilmu pengetahuan harus menjadi kekuatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.
Pembukaan penerimaan mahasiswa baru Program Doktor Studi Islam Tahun Akademik 2026/2027 tersebut sekaligus menegaskan komitmen UNISMAR Banyuwangi dan Yayasan Puspa Dunia untuk terus mengembangkan pendidikan tinggi yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan keilmuan Islam di tingkat nasional.
