Jombang, Selendangsutra.id — Peta persaingan menuju pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode lima tahun mendatang mulai semakin menarik perhatian. Nama Gus Kikin disebut semakin menguat dan mulai dipandang sebagai salah satu rival serius bagi Gus Yahya yang saat ini masih menjadi petahana. Menguatnya posisi Gus Kikin membuat dinamika internal NU diperkirakan akan semakin hangat.
Dukungan dari jaringan pesantren, para kiai, serta struktur NU di berbagai daerah menjadi faktor yang akan menentukan arah pertarungan dalam pemilihan mendatang. Di sisi lain, Gus Yahya memiliki modal pengalaman sebagai Ketua Umum PBNU. Posisi sebagai petahana tentu memberikan kekuatan tersendiri, terutama dalam mempertahankan jaringan dan konsolidasi organisasi yang telah dibangun selama masa kepemimpinan.
Namun, munculnya Gus Kikin sebagai kekuatan yang semakin diperhitungkan membuat peta persaingan tidak lagi sederhana. Pertarungan bukan hanya mengenai popularitas figur, tetapi juga mengenai kemampuan masing-masing kubu membangun komunikasi, meraih dukungan dan menyatukan aspirasi para pemilik suara dalam forum pemilihan PBNU. Sejumlah pengamat internal NU menilai dinamika tersebut masih sangat cair. Konfigurasi dukungan dapat berubah hingga menjelang pelaksanaan pemilihan.
Komunikasi antartokoh, pertemuan para kiai dan konsolidasi di tingkat wilayah maupun cabang diperkirakan akan semakin intensif. Menariknya, di tengah munculnya wacana rivalitas Gus Kikin dan Gus Yahya, peluang komunikasi dan kompromi di antara kedua kubu juga tetap terbuka.
Politik organisasi NU memiliki tradisi musyawarah yang memungkinkan berbagai kemungkinan terjadi hingga saat-saat terakhir. Karena itu, pertanyaan besarnya kini bukan hanya siapa yang paling kuat, tetapi siapa yang mampu membangun konsensus terbesar di kalangan nahdliyin. Gus Kikin yang semakin menguat atau Gus Yahya sebagai petahana? Bursa Ketua Umum PBNU lima tahun ke depan dipastikan masih akan menjadi salah satu dinamorganisasi yang paling menarik untuk disimak.
(HR Dody)
