BANYUWANGI, Selendangsutra.id — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Ratusan regu peserta dari berbagai SDN dan MI se-Kecamatan Srono mengikuti kegiatan gerak jalan yang digelar pada Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan kemerdekaan yang tidak hanya menghadirkan suasana meriah, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda melalui nilai kedisiplinan, kekompakan, sportivitas, nasionalisme, dan gotong royong.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah SDN 4 Kebaman, Kecamatan Srono. Para siswa tampil kompak mengenakan kaos dan celana dengan konsep yang identik dengan seragam institusi TNI.
Penampilan tersebut memberikan nuansa tersendiri dalam barisan peserta. Dengan pakaian yang rapi dan formasi yang tertib, para siswa menunjukkan semangat kebersamaan sekaligus menghidupkan pesan kedisiplinan yang menjadi salah satu nilai penting dalam momentum peringatan kemerdekaan.

Sejak pukul 07.00 WIB, peserta telah berkumpul untuk melakukan persiapan sebelum menuju lokasi pemberangkatan. Para orang tua turut mengantar anak-anak mereka hingga titik start.

Rute gerak jalan dimulai dari Gapura Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, kemudian peserta bergerak menuju garis akhir di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bagorejo, Kecamatan Srono.
Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan memperhatikan kerapian pakaian. Baju harus dimasukkan ke dalam celana, sementara peserta menggunakan sepatu dan kaos kaki berwarna hitam.
Khusus ketua kelompok, terdapat perlengkapan berupa peluit bertali yang dikalungkan sebagai bagian dari perlengkapan selama pelaksanaan gerak jalan.
Bagi peserta perempuan, rambut diarahkan untuk dikepang menjadi dua bagian dan dilengkapi pita merah putih sebagai simbol nasionalisme. Pita tersebut berukuran lebar sekitar satu sentimeter dengan panjang satu meter yang kemudian dibagi menjadi dua bagian.
Peserta perempuan juga diimbau menggunakan riasan tipis atau secukupnya agar tetap nyaman dan segar selama mengikuti kegiatan.
Tidak hanya aspek penampilan, panitia juga memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan peserta. Seluruh peserta diwajibkan sarapan dari rumah sebelum mengikuti gerak jalan guna menjaga stamina selama menempuh rute.
Para orang tua juga diimbau tidak membuntuti barisan peserta selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, kelancaran, keamanan, serta memberikan ruang kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan secara mandiri.
Kegiatan gerak jalan tersebut diikuti ratusan regu dari berbagai sekolah dasar negeri (SDN) dan madrasah ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Srono.

Sejumlah unsur pemerintahan, aparat, panitia, pihak sekolah, orang tua, serta masyarakat turut mendukung pelaksanaan kegiatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Srono Ahmad Subhan, S.E., M.Si.; Kepala Desa Rejoagung Son Haji; Kepala Desa Kebaman Alif Burhanuddin; Kepala Desa Wonosobo Imam Muslim; Kepala Desa Bagorejo Sutarji; Kanit Intelkam Suroso; serta ketua panitia beserta seluruh jajaran panitia.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat dalam menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Camat Srono Ahmad Subhan, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan gerak jalan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus menanamkan nilai nasionalisme kepada generasi penerus.
Gerak jalan juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal arti kebersamaan, kedisiplinan, sportivitas, tanggung jawab, dan gotong royong.
Semangat kemerdekaan, kata dia, harus terus diwujudkan melalui kegiatan positif yang mampu membentuk karakter generasi muda.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Srono memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh melalui berbagai aktivitas masyarakat, termasuk dari langkah-langkah kecil para pelajar di sepanjang rute gerak jalan.
Kekompakan peserta SDN 4 Kebaman dengan konsep seragam yang terinspirasi dari institusi TNI menjadi salah satu gambaran bagaimana kegiatan peringatan kemerdekaan dapat dikemas secara kreatif sekaligus sarat pesan pendidikan karakter.
Dari langkah para pelajar tersebut, tumbuh semangat persatuan, kedisiplinan, sportivitas, dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Kemerdekaan bukan sekadar untuk dikenang, tetapi untuk diisi dengan karya, prestasi, persatuan, dan semangat membangun Indonesia yang semakin maju.
