KALTIM, Selendangsutra.id – Majelis Zikir Nurul Wathon Alhambalang Indonesia yang dipimpin oleh KH Fathulah Suyuti Toha, ulama yang dikenal sebagai salah satu tokoh agama senior di ujung Pulau Jawa, terus melaksanakan kegiatan doa dan zikir bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk menjaga persatuan, kedamaian, dan kesejukan bangsa Indonesia. Di tengah berbagai dinamika yang sedang dihadapi bangsa, doa dan zikir menjadi kekuatan batin yang diyakini mampu memberikan ketenangan, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Majelis zikir meyakini bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya dibangun melalui ekonomi, politik, dan pembangunan fisik, tetapi juga melalui kekuatan spiritual yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat.
Para ulama dan jamaah yang tergabung dalam majelis ini juga mendoakan agar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dapat menjalankan amanah konstitusi dengan baik, mampu menghadapi berbagai tantangan, serta diberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan perlindungan oleh Allah SWT dalam memimpin bangsa Indonesia.
Para jamaah yang berasal dari berbagai kalangan menegaskan bahwa menjaga persatuan bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kegiatan zikir dan doa akan terus dilaksanakan bentuk dukungan moral dan spiritual demi terciptanya Indonesia yang damai, sejuk, dan penuh keberkahan.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah ayat Al-Qur’an dan doa dibacakan bersama, di antaranya:
Surah Ar-Ra’d ayat 28: “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)
Surah Al-Baqarah ayat 186: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan doa kalian.”
Doa untuk negeri: “Allahumma aslih umuurana, wa ahsin ‘aaqibatana, waj’al balaadanaa aaminatan muthma’innatan, warzuq ahlahaa khairan wa barakah.” Artinya: “Ya Allah, perbaikilah urusan kami, baikkanlah akhir kehidupan kami, jadikanlah negeri kami negeri yang aman dan tenteram, serta limpahkanlah kebaikan dan keberkahan kepada seluruh penduduknya.”
Majelis Zikir Nurul Wathon Alhambalang Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak doa, menjaga persatuan, menghindari perpecahan, serta terus menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan doa, zikir, dan persatuan, diharapkan Indonesia akan menjadi bangsa yang semakin kuat, damai, dan mendapatkan rahmat serta perlindungan dari Allah Subhana huwata’ala.
(HR Dody)
