BANYUWANGI, Selendangsutra.id — Jembatan Garuda di Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, resmi diresmikan melalui video conference (vidcon) oleh Presiden Republik Indonesia pada Kamis (13/8/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari program pembangunan infrastruktur yang melibatkan TNI dan Polri untuk memperkuat konektivitas serta mendukung aktivitas masyarakat.
Kegiatan peresmian yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 11.15 WIB tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, kejaksaan, instansi teknis, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur terkait lainnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triadi Indrawijaya, Asisten Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi Mohamad Yanuarto Bramuda, S.Sos., MBA., MM, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Banyuwangi Sandi Hakim, S.H., M.H., Pasops Lanal Banyuwangi Kapten Laut (P) M. Hakim, Pasi Ter Kodim 0825/Banyuwangi Kapten Inf Sumantri, Plt. Camat Cluring Ahmad Subhan, SE., M.Si., Camat Tegaldlimo Trisatya Supriyanto, S.STP., M.Si., serta sejumlah pejabat TNI-Polri dan perwakilan instansi lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan laporan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. kepada Presiden RI. Dalam laporannya, Kasad menyampaikan perkembangan pelaksanaan pembangunan jembatan dan titik air bersih yang dikerjakan dalam program tersebut.
Kasad melaporkan bahwa selama hampir tujuh bulan pelaksanaan program, pembangunan telah mencapai ribuan titik. Dari total target yang ditetapkan, sejumlah jembatan telah selesai dan sebagian lainnya masih dalam proses pengerjaan, termasuk pembangunan di wilayah yang terdampak bencana.
Menurut Kasad, TNI AD juga memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah terdampak bencana, termasuk Aceh, Sumatera Utara dan Padang. Upaya tersebut dilakukan agar kebutuhan konektivitas masyarakat dapat segera dipulihkan.
Dalam kesempatan tersebut, Kasad juga menyampaikan optimisme bahwa target pembangunan sebanyak 5.000 titik dapat diselesaikan sesuai rencana melalui kerja bersama seluruh unsur yang terlibat.
Setelah laporan Kasad, kegiatan dilanjutkan dengan laporan Kapolri, tayangan video kegiatan TNI-Polri, serta sambutan Presiden Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan penghargaan kepada jajaran TNI dan Polri yang terus menjalankan tugas serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Presiden juga mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa sehingga berbagai agenda pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus dilaksanakan.

Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triadi Indrawijaya menjelaskan Peresmian Jembatan Garuda Plampangrejo menjadi salah satu momentum penting bagi masyarakat setempat. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, memperkuat akses ekonomi, serta menunjang aktivitas sosial dan pemerintahan di wilayah Kecamatan Cluring dan sekitarnya.
Selain memiliki fungsi sebagai sarana konektivitas, pembangunan jembatan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dasar yang berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol peresmian Jembatan Garuda Plampangrejo, serta penuturan mengenai pelaksanaan pembangunan.
Seluruh rangkaian kegiatan video conference peresmian Jembatan Garuda oleh Presiden Republik Indonesia selesai pada pukul 11.15 WIB. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar.
Peresmian tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi pemerintah, TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang memiliki manfaat langsung bagi kehidupan dan perekonomian masyarakat di daerah.

