
BANYUWANGI – Selendangsutra.id_ Tak terasa keberadaan Lembaga organisasi Badan Pemantau Penyelenggara Pemerintahan Republik Indonesia (BP3RI) yang berkantor di Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, kini sudah memasuki usianya yang ke 7 tahun. Tepat di Hari Minggu 11/05/2025. lembaga BP3RI yang bertaraf nasional itu merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) nya Ke – 7 dan menggelar Acara halal bihalal sebagai bentuk refleksi dan evaluasi atas kinerja lembaga BP3RI, kegiatan tersebut berlangsung di Padepokan Guyub Rukun KI Prana Raung yang berlokasi dusun Krajan Desa Sumber Arum kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi, Jatim. Minggu: 11/05/2025.

Turut Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum BP3RI” Bung faesol yang di wakili wakil ketua” Nurudin, Ketua pembina” Sugeng Setiawan,SH,, bendahara” Erna, sekretatis” H. Khoiri, beserta seluruh anggota keluarga besar BP3RI, aktivis banyuwangi yaitu harimau blambangangi” Yunus wahyudi serta lainya, dan juga pejabat pemerintahan yaitu camat Songgon yang di wakili husaini, perwakilan polsek songgon, perwakilan koramil songon, kepala perkebunan Songgon” Sumardi, ustadz anwar, kepala desa Sumberarum” Supriono, kepala desa sumber bulu” Sarengat dan juga di ikuti oleh beberapa kepala desa se kecamatan Songgon, begitu juga tampak hadir dari perwakilan kepala desa kecamatan Muncar dan purwoharjo, Ketua LBH Posbakumadin DPC Banyuwangi yang di wakili Firmansyah, lintas agama, tak ketinggalan pula dari beberapa unsur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Ormas di Banyuwangi, insan pers, Tokoh Agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan mitra Lowyer BP3RI pun turut hadir dalam hal ini, acara di meriahkan oleh hiburan orkes juga pemotongan tumpeng sebagai simbol ultah lembaga BP3RI yang ke-7.

Rangkaian acara di mulai dengan doa kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Setelah itu dilanjutkan sambutan-sambutan.

Ketua Umum Lembaga BP3RI” Bung Faisol yang di wakili Ketua Panitia” H. Nurudin dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya Ketua Umum BP3RI” Bung Faisol karena ada halangan yaitu istrinya sedang sakit, yang saat ini lagi masuk rumah sakit yang tidak bisa ditinggalkan.

H. Nurudin sekaligus wakil Ketua Umum BP3RI juga menambahkan ucapan penghormatan, kami atas nama unsur panitia penyelengara mengucapkan terima kasih atas kehadiran para undangan dan atas suppoort dukungan dari pihak sehingga Hari Ulang Tahun organisasi Badan Pemantau Penyelenggara Permerintahan Republik Indonesia (BP3RI) yang ke 7 dapat terselenggara sesuai yang direncanakan.
Lanjut wakil ketua umum BP3RI Berharap kepada semua anggota BP3RI, di Hari Ulang Tahun ini semoga dijadikan sebuah instrumen untuk evaluasi dan intropeksi diri selama sebagai orang lembaga, apa yang di lakukan bisa berkontribusi positif yang nilainya bermanfaat untuk pemerintah dan juga bagi masyarakat, maka dari itu pula, H. Nurudin menghimbau kepada Para anggota keluarga besar BP3RI harus profesional dan beretika dalam menjalankan tugas lembaga di lapangan sebagai fungsi kontrol sosial. .

Kepala desa sumber arum” Supriono Ditempat yang sama menyampaikan ucapan selamat untuk BP3RI yang merayakan Hari Ulang Tahunnya ke-7.
Supriono berharap bahwa Di momen peting ini semoga peran serta lembaga BP3RI maupun Lembaga lainya dan insan Media cetak maupun online yang ada di banyuwangi bisa saling bersinergi dan bermitra dengan Pemerintah Desa, karena hal ini sangat penting untuk membangun keharmonisan demi terwujudnya program pembangunan yang lebih baiik dan bermanfaat untuk masyarakat.
Supriono juga mengatakan bahwa pemerintahan desa dalam melaksanakan tugas pada hal-hal tertentu juga butuh dukungan dan bantuan rekan-rekan Lembaga juga Media maka kami selalu membagun hubungan keluarga dengan rekan-rekan lembaga maupun Media, karena sebenarnya mereka adalah mitra kami yang sewaktu-waktu selalu kami butuhkan sesuai perannya sebagai kontrol sosial.

Sugeng Setiawan, SH Ketua Pembina BP3RI menyampaikan sekilas kisah tentang lika-liku dirinya mulai menekuni Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Mulai dari LPPRI kemudian berbekal sedikit pengalaman mencoba mendirikan LP3KB pada tahun 2008 yang kemudian setelah beberapa tahun berjalan. Singkat cerita sesuai lika liku perjalanan dari sabang sampai merauke,

Sugeng membeberkan bahwa pada waktu itu merasa nyaman geluti dunia lembaga, sehingga minatnya untuk mengerti tentang hukum sangat tinggi, bahkan sangking tekunnya sebelum kuliah sudah hafal pasal-pasal. Yang kemudian untuk menyempurnakan pemahamannya tentang hukum, beliau kuliah di salah satu Universitas ambil jurusan hukum dan pada tahun 2017 di lantik menjadi advocad, dengan kesuksesan menjadi pengacara, beliau banyak masukan dari teman-teman dari luar kabupaten, Provinsi maupun luar Jawa yang ingin bergabung, maka muncullah gagasan bersama untuk merubah lembaga LP3KB menjadi lembaga tingkat Nasional yaitu mejadi BP3RI sejak tahun 2018 yang sekarang diperingati hari ulang tahunnya BP3RI yang ke-7.

Oleh karena itu Sugeng menekankan kepada seluruh anggota BP3RI untuk tidak lelah belajar tentang hukum. Apalagi sekarang untuk bisa pelajari ilmu hukum sudah sangat mudah dengan kecanggihan tehnologi. Kata Sugeng,

Sugeng juga menyarankan anggotanya agar bersikap baik sesuai etika kepada masyarakat, maka dengan sendirinya BP3RI akan diterima oleh masyarakat, intansi pemerintah, maupun aparat penegak hukum.

Sugeng Setiawan, S.H,, dengan tegas pula menyampaikan, bahwa BP3RI tidak pernah mengajarkan kepada anggotanya untuk tidak mengintervensi seseorang ataupun pejabat dan tidak pernah mengajarkan untuk menyalahkan orang lain dalam menjalankan tugasnya di lapangan maka dari itu kami tekankan untuk seluruh anggota BP3RI harus profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai kontrol sosial.
Berahirnya sambutan dari sugeng setiawan, acara inti dianjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol hari ulang tahun BP3RI yang ke-7,

kemudian santunan anak yatim piatu dan tausyiah sekaligus doa penutup yang di pimpin oleh ustadz anwar,,


selanjutnya para tamu undangan oleh Panitia diarahkan menuju meja prasmanan makan bersama sembari menikmati suguhan suara emas dan goyangan artis dengan iringan musik electone. Tutup.
(Pewarta: Yanto Pimred)
