CIREBON, Selendangsutra.id – Buntet Pesantren Cirebon akan menggelar Pengajian Umum dalam rangka Haul Almarhumin Sesepuh dan warga Pondok Buntet Pesantren Tahun 2026, sebuah agenda keagamaan yang diproyeksikan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, serta memperkuat sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga persatuan Indonesia serta menjaga tradisi hingga menciptakan inovasi.

Rangkaian kegiatan Ziarah Maqbaroh dan Tahlil Umum Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren Cirebon Tahun 2026 akan dimulai sejak pagi hari usai pelaksanaan Shalat Subuh. Kegiatan diawali dengan Sema’an Al-Qur’an oleh Tim Hafidzh yang berlangsung mulai pukul 05.00 WIB hingga 14.00 WIB, acara dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh H. Zaki Burhani pada pukul 15.00–15.10 WIB, dilanjutkan Pembacaan Tarikh dan Sejarah Pondok Buntet Pesantren oleh KH. Ade M. Nasihul Umam, Lc pada pukul 15.10–15.30 WIB. Selanjutnya, jamaah akan mendapatkan Mauidzhoh Hasanah yang disampaikan oleh Habib Hasanain pada pukul 15.30–16.00 WIB. Rangkaian kegiatan kemudian diteruskan dengan sambutan dari para pejabat pemerintah pada pukul 16.00–17.00 WIB, sebelum memasuki inti acara berupa Tahlil Umum yang dipimpin oleh KH. Amiruddin Abkari pada pukul 17.00–17.10 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan pembacaan doa oleh KH. Hasanuddin Kriyani pada pukul 17.10–17.20 WIB.. Kegiatan yang di rencakan berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026 di Halaman Masjid Agung Buntet Pesantren, Cirebon, diperkirakan akan dihadiri ribuan jama’ah dari berbagai penjuru kota yang ada di Indonesia.

Ketua panitia Ammar Firman Maulana melalui Arif Prasetyo yang dipercaya ikut dalam mengundang tamu VVIP dari beberapa tokoh Nasional dari sektor Ulama/Kyai Sepuh dan juga para pejabat aktif hingga pejabat yang sudsh purna, mengungkapkan bahwa Pengajian umum tersebut menghadirkan sejumlah ulama kharismatik dan tokoh nasional yang memiliki peran strategis dalam kehidupan keagamaan maupun pemerintahan. Di antaranya KH Hasanuddin Kriyani, KH Ubaidullah Shodagoh, KH Yahya Cholil Staquf, KH Reza Ahmad Zahid, dan KH Aris Ni’matulloh, MAF. Selain itu, acara juga akan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, yaitu Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., H. Ahmad Muzani, S.Sos., Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., serta Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara pesantren, pemerintah, dan berbagai elemen bangsa dalam membangun Indonesia yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Haul Buntet Pesantren bukan sekadar tradisi melainkan mengenang jasa para sesepuh yang telah meletakkan fondasi pendidikan Islam di Nusantara, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi moral dan spiritual bagi masyarakat. Melalui doa bersama, tausiyah, dan silaturahmi kebangsaan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat persaudaraan, toleransi, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sebagai salah satu pesantren tertua di Indonesia, Buntet Pesantren memiliki sejarah panjang dalam mencetak ulama, cendekiawan, dan tokoh bangsa yang berkontribusi terhadap perjuangan kemerdekaan maupun pembangunan nasional. Oleh karena itu, setiap penyelenggaraan haul selalu menjadi perhatian masyarakat luas karena menghadirkan perpaduan nilai religius, pendidikan, dan kebangsaan.

Arif Prasetyo dalam pesannya mengajak masyarakat untuk menghadiri kegiatan ini sebagai sarana memperdalam ilmu agama, mendoakan para sesepuh pesantren, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarsesama umat Islam dalam bingkai persatuan Indonesia.
Kegiatan Pengajian Umum Haul Buntet Pesantren 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai pihak sebagai bentuk sinergi dalam menyukseskan salah satu agenda keagamaan terbesar di wilayah Cirebon yang memiliki gaung hingga tingkat nasional. Pungkas Arif Prasetyo kepada awak media melalui pesan whatsapp pada Senin: 27 Juli 2026 pukul 15.30 Wib.
