BANYUWANGI, Selendangsutra.id – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), memimpin langsung kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (23/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, tokoh agama, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Rombongan Komisi IV DPR RI terdiri atas Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Anggota Komisi IV DPR RI Ir. Sumail Abdullah, Sonny T. Danaparamita, serta Ir. KRT. H. Darori Wonodipuro, M.M., IPU. Kunjungan juga diikuti jajaran pejabat dari Kementerian Kehutanan, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam kesempatan tersebut, Titiek Soeharto menegaskan bahwa sektor pertanian, kehutanan, kelautan, perikanan, dan lingkungan hidup merupakan pilar strategis pembangunan nasional yang harus dikelola secara seimbang antara aspek ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan.
“Pembangunan nasional harus mampu menghadirkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Komisi IV DPR RI akan terus mengawal berbagai kebijakan agar memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” tegas Titiek Soeharto.

Rangkaian kunjungan diawali di kawasan operasional PT Bumi Suksesindo (PT BSI), Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Di lokasi tersebut, Komisi IV DPR RI meninjau pelaksanaan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) serta mengevaluasi komitmen perusahaan dalam menjalankan investasi yang berorientasi pada prinsip pembangunan berkelanjutan, kepatuhan terhadap regulasi, dan perlindungan lingkungan.

Selanjutnya, rombongan mengunjungi Taman Nasional Alas Purwo di Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo. Peninjauan difokuskan pada pengelolaan kawasan konservasi, pengembangan ekowisata, serta pengamatan satwa liar di Wana Wisata Sadengan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi IV DPR RI menerima cendera mata dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) binaan Balai Taman Nasional Alas Purwo sebagai simbol kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Agenda kunjungan ditutup dengan silaturahmi di Pondok Pesantren Mansya’ul Huda, Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, yang diasuh KH. Fathulloh Suyuti Thoha. Kedatangan rombongan disambut lantunan hadrah para santri dan penyambutan hangat dari keluarga besar pondok pesantren.

Turut menyambut rombongan yang dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), yang di dampingi Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi sekaligus Anggota Komisi IV DPR RI Ir. Sumail Abdullah antara lain Sekretaris DPC Partai Gerindra Banyuwangi Ali Mustaufiq, S.Pd., jajaran Fraksi Gerindra DPRD Banyuwangi, pengurus dan kader Partai Gerindra, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat sekitar.

Kegiatan di pondok pesantren diawali dengan dialog bersama pengasuh pesantren, dilanjutkan makan malam bersama, ramah tamah, serta foto bersama keluarga besar Pondok Pesantren Mansya’ul Huda. Suasana penuh keakraban mencerminkan eratnya hubungan antara wakil rakyat, ulama, dan masyarakat.

Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi sekaligus Anggota Komisi IV DPR RI, Ir. Sumail Abdullah, menegaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus memastikan kebijakan nasional benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Kehadiran Ibu Ketua Komisi IV DPR RI di Banyuwangi merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kami ingin memastikan kebijakan di bidang pertanian, ketahanan pangan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan lingkungan hidup mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Sumail Abdullah.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar berkat dukungan seluruh kader Partai Gerindra. Dialog bersama tokoh agama dan masyarakat juga membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan ketahanan pangan nasional, pemberdayaan petani dan nelayan, pelestarian kawasan hutan, pengembangan ekonomi pedesaan berbasis potensi lokal, hingga penguatan peran pesantren sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan karakter bangsa.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Mansya’ul Huda, KH. Fathulloh Suyuti Thoha, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Komisi IV DPR RI beserta rombongan.
“Kami merasa bersyukur dan sangat terhormat atas kehadiran Ibu Titiek Soeharto beserta seluruh anggota Komisi IV DPR RI. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi menjadi wujud nyata kedekatan para pemimpin bangsa dengan ulama, santri, dan masyarakat. Kami berharap sinergi antara pemerintah, DPR RI, pesantren, dan masyarakat terus diperkuat untuk membangun Indonesia yang lebih maju, memperkuat ketahanan pangan, melestarikan lingkungan, serta membentuk generasi yang berakhlak, mandiri, dan cinta tanah air,” ujar Pengasuh Ponpes mansya’ul Huda.
KH. Fathulloh Suyuti Thoha menegaskan bahwa pesantren siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat, pendidikan karakter, serta pembangunan desa yang berkelanjutan.

Kunjungan kerja Komisi IV DPR RI di Banyuwangi menjadi bagian dari komitmen DPR RI dalam memastikan berbagai program pemerintah di bidang pertanian, kehutanan, kelautan, perikanan, dan lingkungan hidup berjalan secara efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan kekayaan sumber daya alam, kawasan konservasi yang bernilai ekologis tinggi, serta dukungan masyarakat dan pesantren yang kuat, Banyuwangi dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia yang berdaulat di bidang pangan, berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan, serta berkeadilan bagi seluruh rakyat.

