BANYUWANGI, Selendangsutra.id – Pemerintah Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa. Bersama PT Mora Republik, pemerintah desa menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Jaringan Internet yang melibatkan seluruh kepala dusun dan ketua RW sebagai langkah strategis memperkuat infrastruktur digital dan meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Kebaman pada Minggu (19/7/2026) pukul 18.30 WIB itu dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kebaman, Alif Burhanuddin, S.Pd., didampingi perwakilan PT Mora Republik. Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Kepala Dusun Srono, Blangkon, Sukomukti, Kebaman, dan Krajan, serta para Ketua RW se-Desa Kebaman. Kehadiran seluruh peserta diwajibkan tanpa diwakilkan sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung percepatan digitalisasi desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kebaman Alif Burhanuddin, S.Pd., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital merupakan fondasi penting bagi pemerintahan desa yang modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. Pemerintah Desa Kebaman berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, efektif, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat. Melalui koordinasi ini, kami ingin memastikan seluruh unsur pemerintahan desa memiliki pemahaman yang sama mengenai pengembangan jaringan internet agar manfaatnya benar-benar dirasakan hingga ke tingkat dusun dan RW,” ujar Alif Burhanuddin.
Ia menjelaskan, tersedianya jaringan internet yang berkualitas akan memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor, mulai dari pelayanan administrasi pemerintahan, pendidikan, pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi digital, hingga percepatan penyebaran informasi yang akurat dan terpercaya.
Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memerlukan kolaborasi seluruh perangkat kewilayahan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.
“Peran kepala dusun dan ketua RW sangat strategis dalam memastikan program ini berjalan efektif. Kolaborasi yang kuat akan mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang lebih modern dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.

Selain membahas aspek teknis pembangunan jaringan internet, rapat koordinasi juga menjadi forum dialog antara pemerintah desa, PT Mora Republik, kepala dusun, dan ketua RW untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat. Berbagai masukan tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pengembangan jaringan internet yang lebih tepat sasaran sesuai karakteristik masing-masing wilayah.
Sementara itu, Isnan, selaku perwakilan PT Mora Republik wilayah Banyuwangi, menyampaikan bahwa perusahaan telah menyiapkan rencana pengembangan infrastruktur telekomunikasi yang lebih terintegrasi.
“Ke depan kami berencana membangun tiang khusus jaringan WiFi di sepanjang jalan nasional maupun di kawasan permukiman. Infrastruktur tersebut tidak hanya difungsikan sebagai jalur kabel internet, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai penyangga lampu penerangan jalan serta panel energi listrik, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” jelas Isnan.
Ia menambahkan, PT Mora Republik berkomitmen menghadirkan jaringan internet yang stabil, aman, dan mampu menjangkau seluruh wilayah Desa Kebaman guna mendukung berbagai aktivitas masyarakat di era digital.
Langkah kolaboratif antara Pemerintah Desa Kebaman dan PT Mora Republik dinilai sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mempercepat transformasi digital hingga ke tingkat desa. Digitalisasi desa menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, meningkatkan efisiensi pelayanan publik, memperluas akses informasi, serta memperkuat daya saing masyarakat di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Melalui sinergi antara pemerintah desa, sektor swasta, kepala dusun, dan ketua RW, Desa Kebaman optimistis mampu membangun ekosistem digital yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Upaya ini diharapkan menjadi model pengembangan desa digital yang mampu mendukung visi Indonesia menuju transformasi digital nasional secara menyeluruh.
