JAKARTA, Selendangsutra.id – ketua Relawan Sedulur Kaesang menilai Presiden Prabowo Subianto tengah menghadapi tantangan besar dalam menjalankan agenda pemerintahan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Di tengah dinamika politik nasional maupun tekanan geopolitik global, berbagai program strategis dinilai membutuhkan dukungan yang lebih kuat dari seluruh unsur pemerintahan dan kekuatan politik.

R. Dody Iwa Kusuma Jaya mengatakan, sikap Presiden Prabowo dalam menghadapi perbedaan politik menunjukkan karakter seorang negarawan. Menurutnya, meski pernah beberapa kali mengalami kekalahan dalam kontestasi politik, Prabowo tidak memilih jalan konfrontasi terhadap pemerintah saat itu.
”Pak Prabowo berkali-kali menyampaikan bahwa ketika beliau kalah dalam kontestasi politik, beliau tidak melakukan serangan secara brutal kepada pemerintah. Kritik yang disampaikan selalu disertai solusi dan pandangan untuk kepentingan bangsa,” ujar R. Dody Iwa Kusuma Jaya.
Ia mencontohkan langkah Prabowo saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan yang turut berupaya mencari solusi atas berbagai persoalan nasional, termasuk mendukung upaya penyelamatan PT Garuda Indonesia agar maskapai nasional tersebut tetap bertahan sebagai aset strategis dan simbol kebanggaan bangsa.

Menurut Ketua Sedulur Kaesang Dody, semangat tersebut kini tercermin dalam berbagai program pemerintahan Prabowo yang berorientasi pada rakyat, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Kampung Haji, penguatan sektor kesehatan, hingga pengembangan pendidikan kedokteran melalui kerja sama internasional.
Namun demikian, ia menilai implementasi sejumlah program tersebut masih menghadapi tantangan koordinasi lintas sektor sehingga hasilnya belum sepenuhnya sesuai harapan masyarakat.
”Program-program Presiden sangat baik. Yang perlu diperkuat adalah implementasinya. Dibutuhkan koordinasi yang lebih solid antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, termasuk seluruh unsur yang terlibat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Dody juga menilai dukungan politik terhadap agenda pemerintahan perlu diperkuat. Menurutnya, berbagai kebijakan yang berpihak kepada rakyat membutuhkan sinergi seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik pendukung pemerintah.
”Kami berharap seluruh kekuatan politik tidak hanya diam, tetapi juga aktif memberikan dukungan terhadap kebijakan-kebijakan strategis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ini bukan semata-mata tentang kepentingan politik, tetapi kepentingan bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo tetap menunjukkan komitmennya terhadap nilai-nilai demokrasi dan reformasi meski memiliki kewenangan sebagai kepala negara.
”Pak Prabowo tidak memilih jalan otoritarian. Beliau tetap menghormati demokrasi, konstitusi, dan menjalankan pemerintahan melalui mekanisme yang berlaku. Fokus beliau tetap pada pelaksanaan Asta Cita demi masa depan Indonesia,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dody juga menegaskan bahwa kalangan ulama, kiai, santri, dan relawan akan terus memberikan dukungan moral maupun spiritual kepada Presiden Prabowo.
”Para ulama, kiai, santri, dan relawan akan terus mendoakan serta mendukung Presiden Prabowo agar diberikan kekuatan dan kemudahan dalam memimpin bangsa. Kami berharap seluruh elemen bangsa dapat bersatu menjaga kepentingan nasional dan memastikan Indonesia semakin mandiri, berdaulat, serta mampu menghadapi berbagai tantangan global,” pungkas R. Dody Iwa Kusuma Jaya.
