JAKARTA, selendangsutra.id – Relawan dan pemerhati pembangunan nasional, R. Dody Iwa Kusuma Jaya, mendorong pemerintah pusat untuk mempercepat implementasi kebijakan yang memberikan kemudahan bagi pertambangan rakyat dan koperasi sebagaimana yang selama ini disampaikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menurut Dody, sektor pertambangan rakyat memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat apabila didukung regulasi yang jelas dan proses perizinan yang lebih efektif.
“Presiden Prabowo beberapa kali menyampaikan bahwa pertambangan rakyat harus diberikan ruang untuk berkembang. Namun hingga saat ini, banyak pelaku usaha rakyat dan koperasi yang masih menunggu kepastian terkait proses perizinan dan implementasi kebijakan tersebut,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Dody menilai bahwa kondisi ekonomi saat ini membutuhkan langkah-langkah strategis yang mampu mendorong pertumbuhan sektor riil. Oleh karena itu, menurutnya, pemerintah perlu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan administratif agar masyarakat, khususnya putra-putri daerah, dapat memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk berusaha secara legal dan produktif.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antar kementerian dalam mempercepat proses regulasi yang berkaitan dengan sektor energi dan pertambangan. Menurutnya, kebijakan yang konstruktif dan responsif sangat diperlukan untuk mengantisipasi berbagai tantangan yang dapat berdampak pada kebutuhan energi nasional.
“Regulasi yang baik harus mampu memberikan kepastian hukum sekaligus kemudahan bagi masyarakat yang ingin berusaha. Jika prosesnya terlalu lambat, maka potensi ekonomi yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat menjadi terhambat,” katanya.
Lebih lanjut, Dody menilai bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan seharusnya mampu menjadi kekuatan ekonomi nasional apabila dikelola dengan dukungan kebijakan yang tepat. Ia mencontohkan bagaimana sejumlah negara mampu mendorong investasi dan pengembangan industri melalui dukungan pemerintah terhadap sektor-sektor strategis.
Menurutnya, selain membuka peluang investasi, pemerintah juga perlu memperkuat peran pengusaha lokal dengan memberikan akses yang lebih luas terhadap teknologi, alat produksi, pembiayaan, serta dukungan perbankan dan lembaga pembiayaan lainnya.
“Pengusaha lokal harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Dukungan terhadap sektor pertambangan rakyat, pertanian modern, serta industri pendukung seperti alat berat dan teknologi produksi akan menciptakan efek berganda yang besar bagi perekonomian nasional,” ungkapnya.
Dody menambahkan bahwa percepatan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat produktif akan membantu menciptakan stabilitas ekonomi, meningkatkan pendapatan daerah, serta memperkuat daya saing bangsa di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Sebagai relawan yang selama ini aktif memberikan masukan kepada pemerintah, Dody berharap berbagai gagasan yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Kita semua tentu menginginkan Indonesia yang lebih maju, ekonomi yang lebih kuat, dan masyarakat yang semakin sejahtera. Karena itu, diperlukan keberanian dalam mengambil langkah-langkah strategis yang mampu membuka peluang usaha seluas-luasnya bagi rakyat dengan tetap mengedepankan aturan dan tata kelola yang baik,” pungkas R. Dody Iwa Kusuma Jaya. Kamis: 24 Juni 2026
