YOGYAKARTA, Selendangsutra.id – Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan tantangan moral generasi muda, Pondok Qur’an Training Center (QTC) Al Mady Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi Qurani yang unggul, berakhlak mulia, dan berdaya saing. Setiap sore hingga malam hari, ratusan santri memenuhi ruang-ruang belajar untuk mengikuti kegiatan pembelajaran Al-Qur’an yang berlangsung secara intensif dan berkesinambungan.

Suasana religius dan penuh semangat tampak mewarnai aktivitas belajar mengajar di lingkungan QTC Al Mady. Sebanyak 435 santri mengikuti pembelajaran Al-Qur’an dengan penuh antusias di bawah bimbingan para ustaz dan ustazah yang berkompeten. Kegiatan yang dimulai setelah waktu Ashar hingga malam hari tersebut menjadi bagian dari program pendidikan yang dirancang untuk memperkuat kemampuan membaca, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan menggunakan Metode Ummi, para santri dibimbing untuk membaca Al-Qur’an secara tartil, memahami kaidah tajwid dengan benar, serta membangun kecintaan yang mendalam terhadap kitab suci Al-Qur’an. Metode pembelajaran yang sistematis, terukur, dan menyenangkan tersebut menjadikan proses belajar lebih efektif serta mampu meningkatkan kualitas bacaan para santri secara signifikan.

Pengasuh Pondok Qur’an Training Center (QTC) Al Mady, KH. Kukuh Hadi Wiyono, menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca, tetapi juga bertujuan membentuk karakter dan akhlak santri agar menjadi generasi yang mampu membawa nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, KH. Ramadhan, GS., selaku Penasehat Pondok Qur’an Training Center (QTC) Al Mady Yogyakarta, menyampaikan bahwa pembelajaran Al-Qur’an yang berlangsung hingga malam hari merupakan ikhtiar nyata dalam membangun kedekatan santri dengan Al-Qur’an sekaligus membentuk pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab.
“Al-Qur’an harus menjadi nafas dalam kehidupan generasi muda. Karena itu, QTC Al Mady berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, terarah, dan menyenangkan agar para santri tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami, mencintai, dan mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar KH. Ramadhan, GS.
Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an yang kuat merupakan fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berintegritas, memiliki akhlakul karimah, serta mampu menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri keislamannya.
Selain pembelajaran tahsin, tartil, dan hafalan Al-Qur’an, QTC Al Mady juga menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah, kedisiplinan, kepemimpinan, serta tanggung jawab sosial. Melalui pendekatan pendidikan yang menyeluruh, para santri diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.
Keberhasilan QTC Al Mady dalam membina ratusan santri menjadi bukti nyata tingginya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Al-Qur’an tersebut. Dengan konsistensi kegiatan belajar mengajar yang berlangsung setiap hari hingga malam, QTC Al Mady terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan Al-Qur’an yang berkontribusi dalam mencetak generasi Qurani unggul untuk Indonesia.
Melalui semangat dakwah, pendidikan, dan pembinaan karakter yang berkelanjutan, Pondok Qur’an Training Center (QTC) Al Mady Yogyakarta optimistis dapat terus melahirkan generasi penerus bangsa yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu menjadi cahaya bagi masyarakat, agama, dan negara.
