YOGYAKARTA, Selendangsutra.id – Komitmen dalam membangun generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, dan berwawasan luas terus diwuktikan oleh Pondok Qur’an Training Center (QTC) Al Mady Yogyakarta. Melalui penerapan Metode Ummi, lembaga pendidikan Al-Qur’an yang diasuh oleh KH. Kukuh Hadi Wiyono ini kini membina sebanyak 345 santri dari berbagai jenjang usia dalam proses pembelajaran Al-Qur’an yang terstruktur, menyenangkan, dan berkualitas.

QTC Al Mady dikenal sebagai salah satu lembaga pembelajaran Al-Qur’an yang konsisten mengembangkan sistem pendidikan berbasis mutu. Metode Ummi yang diterapkan menitikberatkan pada kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil, memahami tajwid, serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Metode ini telah lama menjadi salah satu pendekatan pembelajaran Al-Qur’an yang banyak diterapkan di berbagai lembaga pendidikan Islam di Indonesia .

Pengasuh Pondok QTC Al Mady, KH. Kukuh Hadi Wiyono, menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an bukan sekadar mengajarkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak para santri agar mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah, saat ini jumlah santri yang belajar di QTC Al Mady mencapai 345 anak. Kami terus berupaya menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang mudah dipahami, menyenangkan, dan mampu membentuk generasi yang cinta Al-Qur’an,” ujarnya.

Sementara itu, Penasehat Pondok QTC KH. Ramadhan,GS., menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan QTC Al Mady yang dinilai berhasil menjadi salah satu pusat pembelajaran Al-Qur’an yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
“QTC Al Mady telah menunjukkan bahwa pendidikan Al-Qur’an dapat dikemas secara profesional dan berkualitas.

Dengan jumlah santri yang terus bertambah, ini menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan yang diterapkan. Semoga lembaga ini terus berkembang dan melahirkan generasi Qurani yang mampu menjadi penerang bagi bangsa dan negara,” ungkap H. Ramadan, GS.

Lebih lanjut selain pembelajaran membaca Al-Qur’an, para santri juga mendapatkan pembinaan akhlak, pembelajaran ibadah praktis, hafalan doa-doa harian, serta berbagai kegiatan yang mendukung pembentukan karakter Islami. Lingkungan belajar yang nyaman dan didukung tenaga pengajar berkompeten menjadi salah satu faktor yang membuat QTC Al Mady terus diminati masyarakat.
Dengan semangat dakwah dan pendidikan yang berkelanjutan, Pondok QTC Al Mady berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengimplementasikan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
