Jakarta, Selendangsutra.id — Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Dr. Drs. H. Teguh Sumarno, M.M., mengisi program Hikmah Ramadhan yang disiarkan oleh Radio Elshinta, melalui sambungan telepon dari Jakarta, dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Dalam siaran tersebut, penyiar Radio Elshinta menghubungi langsung Dr. Drs. H. Teguh Sumarno, M.M,, untuk menyampaikan tausiyah serta pesan-pesan kebajikan kepada para pendengar setia di seluruh penjuru Tanah Air. Kehadiran tokoh nasional PB PGRI ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan narasumber yang kredibel, inspiratif, sekaligus mampu memberikan pencerahan spiritual di bulan penuh berkah.
Dr. Drs. H.Teguh Sumarno,,M.M,, menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum strategis untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat kebersamaan. Ia mengajak seluruh insan pendidik dan masyarakat luas untuk menjadikan Ramadhan sebagai sarana pembentukan karakter generasi bangsa, melalui penanaman nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan akhlakul karimah.
“Ramadhan adalah bulan pembentukan karakter. Melalui ibadah yang konsisten dan kepedulian sosial, kita didorong menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi sesama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dr. Teguh mendorong para guru agar memanfaatkan bulan suci Ramadhan tidak hanya sebagai momen transfer ilmu secara akademik, tetapi juga sebagai momentum pembinaan moral dan karakter siswa di lingkungan sekolah. Menurutnya, pendidikan karakter sama pentingnya dengan pengetahuan, karena menjadi fondasi utama dalam membentuk perilaku anak.
“Pembelajaran tidak cukup hanya berfokus pada transfer of knowledge, tetapi harus dikuatkan pada pembentukan perilaku dan karakter. Inilah esensi pendidikan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan perubahan, di mana umat Islam diajak meningkatkan kualitas ibadah serta amalan saleh. Nilai-nilai tersebut perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak, khususnya siswa di jenjang SD, MTs, SMP, hingga SMA/SMK dan MA.
“Ramadhan adalah bulan taubat dan perubahan. Amalan-amalan saleh harus dibekalkan kepada anak-anak agar menjadi bekal hidup mereka di masa depan,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Dr. Teguh turut menyoroti peran strategis guru dan orang tua sebagai teladan utama bagi anak-anak. Keteladanan dalam ibadah, perilaku, dan akhlak menjadi kunci dalam membentuk karakter generasi yang unggul.
“Guru di sekolah dan orang tua di rumah harus menjadi contoh. Keteladanan akan melahirkan pembiasaan yang baik dan membentuk karakter kuat pada anak,” tuturnya.
Sebagai penutup, Dr. Teguh berpesan kepada seluruh guru dan siswa di Indonesia agar menjadikan Ramadhan sebagai momentum kembali kepada nilai-nilai kebenaran dan memperkuat semangat perjuangan dalam dunia pendidikan.
“Perjuangan pendidikan adalah perjuangan yang mulia. Setelah kenabian, kedudukan tertinggi adalah mengajarkan ilmu, karena ilmu mampu membersihkan hati dan membentuk akhlak yang luhur,” pungkasnya.
Program Hikmah Ramadhan Radio Elshinta merupakan agenda rutin tahunan yang menghadirkan tokoh nasional, ulama, serta praktisi lintas bidang, guna memberikan siraman rohani, pencerahan, dan motivasi positif bagi masyarakat. Program ini diharapkan mampu memperkaya wawasan keislaman serta mempererat ukhuwah di tengah keberagaman bangsa.
Dengan kehadiran Ketua PB PGRI sebagai narasumber, diharapkan pesan-pesan yang disampaikan mampu menginspirasi dunia pendidikan dan masyarakat luas untuk terus berkontribusi aktif dalam membangun Indonesia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
