Banyuwangi , Selendangsutra.id – Tokoh masyarakat Banyuwangi, M. Yunus Wahyudi, yang dikenal luas dengan julukan Macan atau Harimau Blambangan, menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers serta perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang digelar di Wisma 25, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara TNI, masyarakat sipil, dan media di bulan suci Ramadan.
Acara tersebut turut dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0825 Banyuwangi, Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., beserta jajaran. Suasana keakraban dan kebersamaan terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat persaudaraan lintas elemen dalam menjaga kondusivitas daerah.

Dalam kesempatan tersebut , M. Yunus Wahyudi menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI, LSM, dan media sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Menurutnya, komunikasi yang harmonis antar-elemen menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial serta memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan secara konstruktif.
”Ramadan adalah momentum untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat sinergi. Kebersamaan ini sangat penting guna menjaga kondusivitas dan keharmonisan di Banyuwangi,” ujar Yunus.
Sementara itu, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya menyampaikan bahwa kebersamaan di bulan Ramadan menjadi sarana efektif mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Ia menekankan peran strategis media dan LSM dalam mendukung tugas-tugas teritorial melalui penyampaian informasi yang akurat, objektif, dan berimbang.
”Kami berharap sinergi ini terus terjalin untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan Kabupaten Banyuwangi. Media dan LSM memiliki peran penting sebagai mitra strategis TNI,” tegas Dandim.
Diskusi yang berlangsung secara terbuka membahas berbagai isu strategis, mulai dari dinamika keamanan wilayah, kondisi sosial masyarakat, hingga pentingnya kolaborasi lintas sektor. Forum dua arah tersebut menjadi ruang dialog konstruktif dalam membangun pemahaman bersama.
Sejumlah wartawan dan perwakilan LSM turut menyampaikan pandangan serta masukan terkait situasi di lapangan. Dialog berlangsung hangat dan penuh keterbukaan, menandai terbangunnya hubungan yang semakin solid antara aparat teritorial dengan mitra strategisnya.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar forum komunikasi dan silaturahmi serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan. Dengan komunikasi yang terjaga, sinergi antara TNI, media, dan LSM di Banyuwangi diyakini semakin kuat sebagai fondasi dalam menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan daerah.
