Yogyakarta, Selendangsutra.id — Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Bakti Indonesia (UBI) melaksanakan kegiatan Benchmarking Goes to Yogya 2025 yang berlangsung pada 2–5 Desember 2025. Rombongan diberangkatkan pada Selasa, 2 Desember 2025, menggunakan tujuh bus, disertai jajaran pimpinan universitas dan yayasan.

Dalam sambutannya sebelum keberangkatan, Rektor Universitas Bakti Indonesia, Dr. Hayak, menyampaikan pesan kepada seluruh mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater selama mengikuti kegiatan.
“Tolong jaga almamater, dan sebelum berangkat mari kita berdoa agar diberikan keselamatan dalam perjalanan hingga kembali nanti,” ujar Rektor.

Kegiatan benchmarking tahun ini menggabungkan kunjungan akademik, industri, sejarah, dan budaya, dengan tujuan membuka wawasan serta menambah pengalaman mahasiswa.
Hari Pertama — 3 Desember 2025
Rombongan mahasiswa—kecuali Fakultas Ekonomi dan MIPA—bertolak ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk mengikuti join seminar di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Seminar ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik antara UBI dan UNY.
Sementara itu, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan MIPA melakukan kunjungan ke dunia usaha dan industri, yaitu ke CV Kreasindo Mitra Pratama, perusahaan garmen yang memproduksi tas, jaket, dan berbagai produk pakaian. Mahasiswa berkesempatan melihat langsung proses produksi, pemasaran, hingga pengolahan limbah industri garmen.
Di hari pertama ini, seluruh peserta juga mengunjungi Monumen Yogya Kembali untuk mempelajari sejarah perjuangan rakyat Yogyakarta dalam mempertahankan kemerdekaan.
Hari Kedua — 4 Desember 2025
Peserta benchmarking mengawali kegiatan dengan mengunjungi Istana Negara Kepresidenan Yogyakarta guna memperdalam pemahaman mengenai sejarah dan fungsi istana tersebut dalam perjalanan kenegaraan Indonesia.
Selanjutnya, mahasiswa diajak menikmati panorama Kota Yogyakarta dari ketinggian di HEHA Sky View, sebagai sarana rekreasi sekaligus penguatan kebersamaan antar peserta.
Hari Ketiga — 5 Desember 2025
Pada hari terakhir, seluruh peserta mengunjungi pusat oleh-oleh khas Yogyakarta serta destinasi bersejarah Candi Prambanan, menutup rangkaian kegiatan dengan pengalaman budaya dan sejarah Nusantara.

Kegiatan Benchmarking UBI 2025 juga diikuti oleh Pembina Yayasan Puspa Dunia, Dr. Drs. H. Teguh Sumarno, MM, Ketua Yayasan Puspa Dunia, Drs. Hj. Isnainiwati, M.Pd., jajaran rektorat, serta para dosen pendamping.

Dr. Teguh menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti mahasiswa S1 semester 5 dan Pascasarjana Universitas Bakti Indonesia.
“Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan bekal pengetahuan, pengalaman, sekaligus penyegaran bagi seluruh mahasiswa, sehingga secara profesi dapat meningkatkan kompetensi mereka,” ujarnya.
Dalam bincang santai, Dr. Teguh juga menyampaikan makna mendalam di balik Mars dan Hymne UBI. Menurutnya, lirik lagu tersebut lahir dari proses perenungan dan penghayatan yang berpijak pada ayat-ayat suci Al-Qur’an, yang diharapkan mampu memberi kekuatan dan semangat bagi seluruh civitas akademika UBI dalam meraih prestasi.
