Banyuwangi, Selendangsutra.id – Puluhan peserta cilik menampilkan kreativitas dan percaya diri mereka di atas panggung, diiringi alunan musik dari Sanggar Seni Genta Lalari. Para peserta tampil memukau dengan berbagai kostum unik dan menarik, menunjukkan bakat dan potensi mereka di bidang fashion show. Antusiasme penonton pun sangat tinggi, memperlihatkan dukungan penuh terhadap talenta anak Desa Kebamaan Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi Jatim. Senin/04/08/2025 di mulai Pukul 20.00 Wib hingga selesai, acara berlangsung meriah dan di selenggarakan di pendopo desa kebaman.

Kepala Desa Kebamaan, Alif Burhanudin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua panitia dan seluruh peserta, mulai dari tingkat RA, TK, SD, dan MI yang telah berpartisipasi aktif memeriahkan festival seni ini. “Keberhasilan acara ini merupakan kebanggaan bagi Pemerintah Desa Kebamaan,” ujarnya.

Alif Burhanudin juga menjelaskan Pada malam hari ini, kita memulai rangkaian acara dengan Festival Seni, yang meliputi lomba fashion show. Rangkaian kegiatan akan berlanjut hingga tanggal 7 Agustus 2025 dengan lomba tari, menyanyi, dan mewarnai. Puncak acara akan kita laksanakan pada tanggal 10 Agustus 2025 dengan parade budaya tingkat pendidikan dari KB hingga SLTA. Selanjutnya, tanggal 24 Agustus 2025, akan ada parade budaya umum, dan malam tanggal 17 Agustus akan dimeriahkan dengan tasyakuran bersama tokoh masyarakat. Rangkaian acara akan ditutup dengan resepsi Pemerintah Desa Kebamaan pada 31 Agustus 2025, yang sekaligus akan diumumkan pemenang lomba-lomba yang telah digelar.

Beliau mengajak seluruh pengunjung untuk tetap berada di lokasi, menunggu hingga acara selesai dan menyaksikan pengumuman pemenang lomba fashion show malam ini dan rangkaian acara lainnya.

Alif Burhanudin juga memohon maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara dan Semoga segala kekurangan ini menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan acara yang lebih baik di masa mendatang” Pungkasnya.
(Pewarta Yanto Pimred)
