Banyuwangi – Selendangsutra.id _ Anggota DPRD Provinsi Jatim Komisi E” Ahmad Hadinuddin, S.Pd.I, M.Pd.I adalah seorang anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari fraksi partai Gerindra yang populer di Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo. Ia dikenal memiliki perhatian khusus pada bidang pertanian dalam program ketahanan berkelanjutan , Ia juga aktif sebagai anggota DPRD Jawa Timur untuk periode 2024-2029.

Acara Sarasehan Peningkatan produktivitas Pertanian Untuk Menjamin Ketersediaan Pangan Lokal yang dimandegani oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat propinsi Jawa Timur komisi E” Ahmad Hadinuddin, S.Pd.I, M.Pd.I yang di gelar kantor balai Desa Kebaman kecamatan Srono kabupaten Banyuwangi Jatim berjalan dengan kondusif. Selasa – 24- Juni- 2025.

Dimana kegiatan tersebut langsung dihadiri oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat propinsi Jawa Timur komisi E” Ahmad Hadinuddin, S.Pd.I, M.Pd.I bersama rombongannya dan di dampingi Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi” Suparman Edy dari fraksi Gerindra, Kepala Desa Kebaman” Alif Burhanuddin, S.Pd,, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta ratusan para kelompok petani.

Rangkaian acara di awali dengan doa pembukan yang di pimpin oleh tokoh agama setempat lalu menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian di lanjutkan beberapa sambutan yang di awali oleh kepala desa Kebaman.

Alif Burhanudin dalam sambutanya menyampaikan rasa sangat berterimakasih kepada semua pihak yang hadir dalam rangka bersilaturohmi dan hususunya Hadinuddin selaku DPR Praksi Gerindra Jawatimur.
“Dan kami sangat berterimakasih pada beliau kami merasa ada sebuah kehormatan bisa di datangi beliau, dan semoga pertemuam hari ini ada ikatan silaturohmi lebih erat lagi begitu juga bisa bersinergitas antara masyarakat, pemerintah daerah kabupaten maupun tingkat provinsi hingga pusat. Tak lupa pula ucapan terimakasih kepada anggota DPRD kabupaten Banyuwangi dan provinsi yang sudah banyak memberikan kontribusi pembuangan untuk Desa kebaman seperti akses jalan, saluran irigasi itu dari pokirnya para DPRD daerah kabupaten Banyuwangi dan DPRD provinsi, karena mengingat APBDes desa Kebaman ini belum bisa atau belum cukup untuk membangun secara keseluruhan wilayah desa , maka kami butuh uluran tangan kepada para dewan yang ada di Kabupaten, Propinsi ataupun Pusat.
” Karena desa Kebaman ini sangat luas, ini yang membuat sangat berat jika tidak ada konsolidasi dengan DPR , mohon maaf pada masyarakat jalan jalan desa belum semua terbangun oleh pemdes desa,” keluh Alif.

Selanjutnya sambutan dari Anggota DPRD Provinsi Komisi E”Ahmad Hadinuddin, S.Pd.I, M.Pd.I mengucapkan salam kehormatan kepada Supraman Edy DPRD Banyuwangi dan kepala desa Kebaman Alif Burhanuddin .
“. Salam hormat kagem Mbah Suparman, Mbah Parman niki senior, Kulo niki pantes jadi anaknya, saya banyak belajar kepada beliau, salam hormat juga kepada bapak Alif selaku pemangku wilayah didesa Kebaman”, .di awal sambutanya .

Kemudian, Hadunuddin mengutarakan, terkait pupuk hingga harga gabah ini sudah baik paling rendah diangka 67 ribu rupiah cuma yang jadi permasalahan tenaga pertanian seperti buruh macul/ tukang cangkul atau pembajak sawah, angkut gabah, tandur/ tanam padi, dan yang lainnya ,ini menjadi persoalan serius dan tanggung jawab bagi pemerintah desa hingga pusat,
Dan masalah pangan ini menjadi berat terkait permasalahan global internasional yaitu masalah perang dunia.
” Ini sangat berpengaruh sekali bagi perekonomian kita”,katanya.

Apalagi para petani ini sistemnya( ijol )
“Pupuknya hutang,modalnya hutang, dan apapun hutang dulu sehingga pada waktu panen habis buat ijol bayar hutang tadi.
Kemudian masalah kesuburan tanah , hal ini yang sering kita lupakan ,” weluri ” atau aturan baku yang tanpa ada tertulis leluhur kita dulu ada “linuri” atau ‘uri – uri” kearifan lokal , contoh sebelum memanen padi ada sedekah bumi sehingga ada jeda bagi tanah untuk meteboisasi dirinya sendiri” ujarnya

sarasehan Peningkatan Produktivitas Pertanian Untuk Menjamin Ketersediaan Pangan Lokal yang bertujuan untuk membahas strategi dan solusi dalam meningkatkan produksi pertanian guna memastikan ketersediaan pangan yang cukup di tingkat lokal. Program ini akan fokus pada upaya bersama antara pemerintah, petani, dan pihak terkait untuk mencapai swasembada pangan.” kata Hadinudin

Ia berharap agar kegiatan ini juga bisa menjadi tempat silahturahmi, antar petani. “Ini bisa dijadikan kegiatan silahturahmi, dan saling menguatkan para petani untuk mewujudkan ketahanan pangan,” harapnya.

Sambutan yang terahir dari anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi mengucapkan rasa hormat dan bangga kepada bapak Ahmad Hadinuddin, S.Pd.I, M.Pd.I masih sangat respon dan peduli pada masyarakat desa kebaman Beliau mengungkapkan, menyangkut metik padi tadi menurut Suparman metik itu ucapan sukur setelah panen.Lalu Suparman mengurai kegagalan dalam masa panen yaitu petani butuh keseimbangan antara lain pH tanah yang harus tetap dijaga dengan sering mempergunakan pupuk kompos atau pupuk kandang secara berkala, sehingga lama kelamaan PH tanah minimal bisa bertahan, dengan pupuk yang tepat, untuk meningkatkan kesuburan tanah bisa bertahan harus membutuhkan keseimbangan yaitu air, tanah dan pupuk kompos, jangan terlalu berlebihan menggunakan obat kimia yang berdampak pada kesuburan tanah” pesannya”

Suparman Edy Anggota DPRD kabupaten Banyuwangi dari fraksi gerindra menambahkan petani harus pandai mengolah tanah agar bisa menjadi subur biar hasil panen petani melimpah, jangan sampai gagal panen,apalagi sekarang harga panen gabah sudah sangat sesuai, para petani harus lebih bisa semangat untuk bertani, dan ini sudah dilaksanakan oleh pemerintah kita, pupuk sudah lancar dan harga panen sudah baik, tentunya para petani senang”, Ungkap Suparman.
(Yanto/Ilham)
