Banyuwangi, Selendangsutra.id _ Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sebuah organisasi profesi guru di Indonesia yang memiliki sejarah panjang dan peran penting dalam dunia pendidikan. PGRI didirikan pada tahun 1945, tetapi akar sejarahnya berasal dari organisasi guru zaman penjajahan Belanda, yaitu Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada tahun 1912. PGRI memiliki beberapa fungsi utama, termasuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan guru, serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia yang lebih baik.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Banyuwangi” Sudarman, S.Pd., M.Si. yang akrab disapa Eyang Kakung, beliau juga Kepala Sekolah SMPN 1 Gambiran Kabupaten Banyuwangi yang aktif menggaungkan untuk memperjuangkan anak didik Banyuwangi bersekolah gratis tanpa pungutan biaya.
Dalam isi pesan suara yang dikirimkan ke awak media, Sudarman memberi pernyataan resmi dan tanggapan tegas atas pertanyaan yang dilontarkan dari berbagai pihak termasuk rekan awak media Terkait Kegiatan Yang Diadakan Oleh kelompok Lain dan ketua PGRI Banyuwangi memberikan himbauan penting kepada seluruh pengurus dan anggota PGRI di wilayahnya untuk tetap solid, tenang, dan tidak terprovokasi, Fokus memperjuangkan nasib kesejahteraan guru khusunya GTT Non ASN. Selasa. 17/06/2025.
Bagaimana tanggapan terhadap sekelompok orang yang mengaku sebagai pengurus PGRI Kabupaten Banyuwangi yang kemarin katanya mengadakan kegiatan,
Begini sebenarnya saya sudah berdiskusi kepada teman-teman Kabupaten, teman-teman pengurus cabang sementara ini sebenarnya tidak begitu merespon karena memang Kami sedang fokus mendampingi dan mengawal untuk membantu adik-adik guru tidak tetap (GTT) Non ASN (Aparatur Sipil Negara) yang sudah lolos sertifikasi ini untuk mendapatkan haknya yaitu berupa tunjangan profesi, jadi kita sedang berdiskusi dengan Dinas Pendidikan, mudah-mudahan nanti dinas pendidikan itu kita memberikan solusi terbaik melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi jadi yang paling penting kita menjaga Banyuwangi untuk tetap bersuara baik sehingga mendapatkan penghargaan yang baik di mata Indonesia, karena memang Pemerintah Kabupaten Banyuwangi ini sedang menjadi contoh banyak kabupaten kota yang ada di Indonesia ini yang penting, hingga menjadi Win-win Solution, sehingga adik-adik GTT Non ASN mendapatkan hak kesejahteraannya dari pemerintah daerah, sehingga nama baik pemkab banyuwangi bisa menjadi bagus di mata Indonesia yang perlu di perjuangkan.

Menurut Sudarman, S.Pd., M.Si sebagai ketua pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia) kabupaten Banyuwangi ada sedikit yang perlu di sampaikan harus di luruskan bahwa pengurus PGRI yang sedang bermasalah dan bersengketa itu jaharan pengurus PGRI tingkat pusat yang ada di jakarta, Kenapa di Banyuwangi malah imenjadi dahsyat informasi pemberitaan karena perlu di pahami, bahwa yang bersengketa itu head to head antara Prof. Dr. Unifah Rosidy dengan Dr. Drs. Teguh Sumarno asli putra terbaik dari kota banyuwangi jatim, sehingga kalau viral di Banyuwangi itu hal lumrah dan wajarlah, karena pak teguh asli orang Banyuwangi” bebernya
