SAMARINDA, Selendangsutra.id — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal-Khitoh Indonesia Kalimantan Timur secara resmi menggelar rapat penutupan sekaligus pembubaran panitia pelaksana kegiatan pelantikan pengurus DPW dan DPC se-Kalimantan Timur yang sebelumnya sukses dilaksanakan di Gedung Kemenko Tiga Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, 16 Mei 2026 lalu.
Rapat pembubaran panitia tersebut berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, bertempat di Kantor Sekretariat DPW Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal-Khitoh Indonesia Kalimantan Timur, Jalan KH. Wahid 2, Perumahan Pinas Mas Blok A2 RT 6, Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus wilayah serta seluruh unsur panitia pelaksana yang selama ini terlibat aktif dalam menyukseskan agenda pelantikan berskala nasional tersebut.
Ketua DPW Sayet Rahma berhalangan hadir dan diwakili oleh Wakil Ketua II Agel Suwarno yang sekaligus menutup jalannya rapat. Sementara itu, rapat dibuka oleh Sekretaris DPW H. Supriyanto, S.E., yang didampingi Bendahara DPW Eny Soelastri, S.E., serta ketua panitia pelaksana yang memimpin jalannya rapat bersama seluruh panitia lainnya.
Dalam keterangannya, Sekretaris DPW H. Supriyanto, S.E. melalui sambungan whatsapp kepada awak media menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan sehingga pelaksanaan pelantikan pengurus DPW dan DPC Jama’ah Dzikir Nurul Wathon se-Kalimantan Timur di kawasan IKN dapat berjalan sukses, tertib, aman, dan penuh khidmat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, pengurus, relawan, dan semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan pelantikan di Gedung Kemenko Tiga IKN. Ini merupakan kerja kolektif yang menunjukkan soliditas, loyalitas, dan semangat kebersamaan jama’ah,” ujar H. Supriyanto.
Ia menegaskan, keberhasilan agenda besar tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan organisasi di tingkat wilayah, namun juga menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal-Khitoh Indonesia sebagai organisasi yang terus mengedepankan nilai spiritualitas, ukhuwah, persatuan, dan kontribusi kebangsaan di Kalimantan Timur.
Menurutnya, rapat penutupan dan pembubaran panitia bukan sekadar agenda administratif organisasi, melainkan juga menjadi ruang evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program-program organisasi ke depan agar semakin profesional, tertata, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Semoga semangat kebersamaan yang terbangun selama proses persiapan hingga pelaksanaan pelantikan tetap terjaga dengan baik. Kami berharap seluruh pengurus yang telah dilantik dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta terus memperkuat syiar dzikir, ukhuwah Islamiyah, dan nilai-nilai kebangsaan,” tambahnya.
Suasana rapat berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat nuansa kebersamaan. Selain menjadi forum evaluasi kegiatan, momentum tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antar pengurus dan panitia setelah sukses menyelenggarakan agenda besar yang mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan masyarakat di Kalimantan Timur.
