Jakarta, Selendangsutra.id — Nama Dr.Drs.H. Teguh Sumarno, M.M., kian mengemuka di tingkat nasional sebagai sosok pemimpin kharismatik yang konsisten mendedikasikan pengabdiannya bagi dunia pendidikan dan pergerakan sosial kemasyarakatan.
Sejak resmi menerima Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada tahun 2023 sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) periode 2023–2028.

Dr.Drs.Teguh Sumarno.,M.M,, langsung melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi PB PGRI sebagai organisasi perjuangan guru yang solid, progresif, dan relevan dengan tantangan zaman.

(Ketua Umum PB PGRI Tinjau Sekolah Terdampak Banjir di Sumatra Utara dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan)
Berbagai strategi nasional terus disiapkan, mulai dari penguatan struktur organisasi, silaturahmi lintas lembaga, hingga pertemuan dengan tokoh-tokoh pergerakan nasional. Dr. Teguh juga aktif hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya membumikan peran PB PGRI di tengah masyarakat.

Salah satu momentum penting tercatat saat Dr. Teguh menghadiri Gelaran Pesta Rakyat di Kota Bogor. Dalam kegiatan tersebut, ia bertemu langsung dengan Ketua Umum Lembaga Pemantau Elang Tiga Hambalang, H. Dedy Safrizal. Acara tersebut juga menghadirkan Sekretaris Jenderal Elang Tiga Hambalang, Ganda Satria Dharma, sebagai salah satu narasumber.

Kiprah Dr. H. Teguh Sumarno, M.M. tidak terlepas dari rekam jejak panjangnya sebagai pemimpin di berbagai organisasi, baik keagamaan maupun sosial kemasyarakatan. Dengan gaya kepemimpinan yang tegas, tenang, dan visioner, ia dipercaya mengemban amanah strategis di sejumlah lembaga nasional.

Saat ini, Dr. Teguh juga dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Lembaga Pemantau Elang Tiga Hambalang, sebuah lembaga yang berada di bawah pembinaan Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto.

Dalam berbagai kesempatan, Dr. Teguh menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan bangsa. Menurutnya, ilmu pengetahuan tidak hanya membentuk kecerdasan, tetapi juga karakter dan jati diri bangsa.
“Ilmu pengetahuan adalah jendela kepribadian bangsa, dan pendidikan merupakan jembatan menuju masa depan sebuah negara. Pengabdian di dunia pendidikan bukan sekadar profesi, melainkan wakaf hidup untuk generasi penerus,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Gelaran Pesta Rakyat Kota Bogor, Ibu Vivian, yang juga dikenal sebagai kreator seni dan budaya, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepemimpinan Dr. Teguh.
“Beliau adalah tokoh kharismatik dan pemimpin yang piawai, baik di lembaga keagamaan maupun sosial. Kami optimistis PB PGRI di bawah kepemimpinan Dr. H. Teguh Sumarno, M.M. akan tumbuh menjadi organisasi guru yang kuat dan mampu mendorong Indonesia sebagai negara berbasis ilmu pengetahuan,” ujar Vivian.
Di akhir pernyataannya, Vivian turut menyampaikan doa dan harapan agar Dr. Teguh terus diberi kesehatan dan amanah untuk memimpin PB PGRI pada periode mendatang.
“Semoga beliau tetap diberi kekuatan untuk melanjutkan pengabdian, termasuk memimpin PB PGRI pada periode 2028–2033,” pungkasnya.
