{"id":28351,"date":"2026-10-17T12:14:28","date_gmt":"2026-10-17T05:14:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351"},"modified":"2026-10-17T12:14:30","modified_gmt":"2026-10-17T05:14:30","slug":"kebakaran-hutan-mengancam-masa-depan-kalimantan-saatnya-evaluasi-ekspansi-sawit-dan-selamatkan-ekosistem-gambut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351","title":{"rendered":"Kebakaran Hutan Mengancam Masa Depan Kalimantan, Saatnya Evaluasi Ekspansi Sawit dan Selamatkan Ekosistem Gambut"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">JAKARTA, Selendangsutra.id \u2014 Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia kembali menjadi peringatan serius tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Sumatera dan Kalimantan menghadapi ancaman kebakaran di tengah kondisi cuaca kering, sementara kawasan konservasi Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah turut menjadi perhatian karena menyimpan ekosistem hutan tropis dan habitat satwa langka, khususnya orangutan.Berdasarkan laporan pemerintah pada 12 Oktober 2026, terdapat 639,23 hektare lahan yang masih dalam penanganan kebakaran di enam provinsi prioritas. Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan dampak terbesar dalam laporan tersebut, termasuk kebakaran baru seluas sekitar 513,89 hektare di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. Kondisi asap tebal juga menghambat upaya pemadaman melalui udara.Data tersebut menunjukkan bahwa karhutla bukan sekadar persoalan musiman, melainkan ancaman yang membutuhkan penanganan terpadu dan berkelanjutan.Lahan Gambut dan Perubahan Iklim Harus Menjadi PerhatianKalimantan Tengah memiliki kawasan gambut yang berperan penting dalam menyimpan karbon, menjaga tata air, serta menopang kehidupan berbagai jenis flora dan fauna. Ketika gambut mengering, risiko kebakaran meningkat. Api bahkan dapat menjalar di bawah permukaan tanah sehingga sulit dipadamkan dan berpotensi kembali menyala setelah api di permukaan terlihat padam.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam prakiraan periode 13\u201319 Oktober 2026 mengingatkan bahwa kondisi kering masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia. Masyarakat dan pemerintah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kekeringan dan karhutla, terutama di kawasan gambut, semak belukar, dan hutan.Karena itu, upaya penanganan tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman ketika kebakaran sudah meluas. Pemerintah perlu memperkuat pencegahan, menjaga kelembapan gambut, memulihkan tata air, serta meningkatkan pengawasan di kawasan yang rawan terbakar.Tanjung Puting, Warisan Alam yang Tidak Boleh HilangTaman Nasional Tanjung Puting bukan hanya kawasan hutan biasa. Kawasan konservasi ini dikenal sebagai salah satu habitat penting orangutan Kalimantan dan memiliki nilai ekologis yang besar bagi Indonesia maupun dunia.Kebakaran di kawasan tersebut menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup satwa liar, merusak vegetasi, serta mengganggu keseimbangan ekosistem yang telah terbentuk selama puluhan bahkan ratusan tahun.Penyelamatan Tanjung Puting harus menjadi prioritas bersama. Penguatan petugas di lapangan, patroli kawasan, penyediaan sumber air, pemadaman hingga ke lapisan gambut, dan penyelamatan satwa yang terdampak perlu dilakukan secara konsisten.Lebih jauh, pemerintah harus memastikan bahwa kawasan konservasi benar-benar terlindungi dari aktivitas yang berpotensi merusak habitat, termasuk pembukaan lahan yang tidak sesuai dengan ketentuan.Saatnya Mengevaluasi Ekspansi Perkebunan SawitPersoalan karhutla juga harus mendorong evaluasi serius terhadap tata kelola penggunaan lahan di Kalimantan dan wilayah lain yang memiliki ekosistem rentan.Perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu sektor ekonomi penting bagi Indonesia. Namun, pengembangannya harus berjalan seiring dengan perlindungan hutan, kepastian hukum, dan penghormatan terhadap hak masyarakat.Ekspansi perkebunan tidak boleh mengorbankan hutan alam bernilai konservasi tinggi, kawasan gambut yang rentan, serta sumber penghidupan masyarakat lokal. Pemerintah perlu mengevaluasi izin dan kepatuhan lingkungan, terutama apabila ditemukan pembukaan lahan yang melanggar aturan atau meningkatkan risiko kerusakan ekosistem.Penghentian pemberian izin baru pada kawasan hutan dan gambut yang harus dilindungi, disertai evaluasi terhadap izin yang bermasalah, patut menjadi bagian dari agenda kebijakan.Menyelamatkan Hutan Indonesia: Evaluasi Perizinan, Perlindungan Masyarakat, dan Pemulihan EkosistemEvaluasi Perizinan dan Kepatuhan LingkunganPemerintah perlu mengevaluasi izin dan kepatuhan lingkungan, terutama apabila ditemukan pembukaan lahan yang melanggar aturan atau meningkatkan risiko kerusakan ekosistem.Penghentian pemberian izin baru pada kawasan hutan dan gambut yang harus dilindungi, disertai evaluasi terhadap izin yang bermasalah, patut menjadi bagian dari agenda kebijakan. Langkah ini perlu dilakukan berdasarkan kajian ekologis, ketentuan hukum, dan kondisi masing-masing wilayah.Yang dibutuhkan bukan sekadar menghentikan satu jenis usaha, melainkan memastikan bahwa pembangunan ekonomi tidak berlangsung dengan mengorbankan daya dukung lingkungan.Jangan Biarkan Rakyat Kecil Menanggung KerugianDi balik kebakaran hutan, masyarakat kecil sering menjadi kelompok yang paling merasakan dampaknya. Kabut asap mengganggu kesehatan, aktivitas pendidikan, pekerjaan, transportasi, dan usaha masyarakat. Petani juga menghadapi risiko kerugian ketika lahan pertanian, sumber air, serta lingkungan tempat mereka mencari nafkah terganggu.Pada saat yang sama, masyarakat yang hidup di sekitar hutan seharusnya memperoleh manfaat dari pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, bukan terus-menerus menghadapi ancaman kebakaran dan kerusakan lingkungan.Pemerintah perlu memperluas pelibatan masyarakat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kelompok masyarakat peduli api, program pemulihan hutan, pengembangan usaha berbasis hasil hutan bukan kayu, serta dukungan ekonomi alternatif yang tidak mendorong pembukaan hutan.Penegakan hukum juga harus berjalan transparan dan tidak tebang pilih. Jika ditemukan unsur kesengajaan, kelalaian, atau pelanggaran dalam kebakaran hutan dan lahan, penyelidikan harus dilakukan berdasarkan bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.Kalimantan Membutuhkan Strategi Pemulihan Jangka PanjangKalimantan memiliki jaringan sungai yang luas, hutan tropis, lahan gambut, serta keanekaragaman hayati yang sangat penting. Seluruh unsur tersebut saling berkaitan dalam menjaga keseimbangan alam.Kerusakan hutan tidak hanya mengancam satwa liar, tetapi juga dapat memengaruhi tata air, meningkatkan emisi karbon, memperburuk kualitas udara, dan menambah kerentanan masyarakat terhadap bencana lingkungan.Oleh sebab itu, pemerintah pusat dan daerah perlu menyusun langkah pemulihan jangka panjang yang mencakup rehabilitasi hutan, restorasi gambut, pengawasan konsesi, pencegahan pembakaran lahan, serta penataan ruang berdasarkan daya dukung lingkungan.Indonesia juga perlu memperkuat sistem peringatan dini, pemantauan titik panas, dan koordinasi lintas lembaga agar penanganan kebakaran dapat dilakukan sebelum api berkembang menjadi bencana yang lebih luas.Menjaga Hutan Adalah Menjaga Masa Depan BangsaKebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan harus menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali cara bangsa ini mengelola sumber daya alam. Keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi dan luasnya investasi, tetapi juga dari kemampuan menjaga lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus memiliki tanggung jawab yang sama untuk melindungi hutan Indonesia. Keuntungan ekonomi jangka pendek tidak seharusnya mengalahkan kepentingan generasi mendatang.Tanjung Puting harus diselamatkan, lahan gambut harus dipulihkan, dan hutan alam yang masih tersisa harus dijaga. Evaluasi terhadap ekspansi perkebunan sawit perlu dilakukan secara tegas dan berbasis bukti, dengan mengutamakan perlindungan kawasan yang rentan serta kepentingan masyarakat.Hutan bukan sekadar hamparan lahan yang dapat dikonversi menjadi komoditas ekonomi. Hutan adalah penyangga kehidupan, sumber air, rumah bagi keanekaragaman hayati, dan warisan yang harus diteruskan kepada generasi berikutnya.Jika kerusakan dibiarkan berlanjut, biaya sosial dan ekologis yang harus ditanggung masyarakat pada masa depan dapat jauh lebih besar daripada keuntungan yang diperoleh hari ini. Karena itu, menyelamatkan hutan Indonesia bukan lagi pilihan tambahan, melainkan bagian penting dari tanggung jawab pembangunan nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(HR DODY)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, Selendangsutra.id \u2014 Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia kembali menjadi peringatan serius tentang<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28352,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"chat","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-28351","post","type-post","status-publish","format-chat","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","post_format-post-format-chat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kebakaran Hutan Mengancam Masa Depan Kalimantan, Saatnya Evaluasi Ekspansi Sawit dan Selamatkan Ekosistem Gambut - Selendang Sutra Nusantara<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kebakaran Hutan Mengancam Masa Depan Kalimantan, Saatnya Evaluasi Ekspansi Sawit dan Selamatkan Ekosistem Gambut - Selendang Sutra Nusantara\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, Selendangsutra.id \u2014 Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia kembali menjadi peringatan serius tentang\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Selendang Sutra Nusantara\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-17T05:14:28+00:00\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-17T05:14:30+00:00\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261017-1207562.jpg\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"951\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"514\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Selendangsutra.id\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Selendangsutra.id\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351\"},\"author\":{\"name\":\"Selendangsutra.id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/947dd3e2110049c3d593cc665371cfd8\"},\"headline\":\"Kebakaran Hutan Mengancam Masa Depan Kalimantan, Saatnya Evaluasi Ekspansi Sawit dan Selamatkan Ekosistem Gambut\",\"datePublished\":\"2026-10-17T05:14:28+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-17T05:14:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351\"},\"wordCount\":1023,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Screenshot_20261017-1207562.jpg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351\",\"name\":\"Kebakaran Hutan Mengancam Masa Depan Kalimantan, Saatnya Evaluasi Ekspansi Sawit dan Selamatkan Ekosistem Gambut - Selendang Sutra Nusantara\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Screenshot_20261017-1207562.jpg\",\"datePublished\":\"2026-10-17T05:14:28+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-17T05:14:30+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Screenshot_20261017-1207562.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Screenshot_20261017-1207562.jpg\",\"width\":951,\"height\":514},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28351#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kebakaran Hutan Mengancam Masa Depan Kalimantan, Saatnya Evaluasi Ekspansi Sawit dan Selamatkan Ekosistem Gambut\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/\",\"name\":\"Selendangsutra.id\",\"description\":\"&quot;Kabar Terkini, Fakta Terdepan, Menyingkap Kebenaran&quot;\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#organization\",\"name\":\"Selendangsutra.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/cropped-WhatsApp-Image-2025-02-27-at-11.21.57-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/cropped-WhatsApp-Image-2025-02-27-at-11.21.57-1.jpeg\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Selendangsutra.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/947dd3e2110049c3d593cc665371cfd8\",\"name\":\"Selendangsutra.id\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/avatars\\\/1\\\/1781494910-bpfull.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/avatars\\\/1\\\/1781494910-bpfull.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/avatars\\\/1\\\/1781494910-bpfull.jpg\",\"caption\":\"Selendangsutra.id\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kebakaran Hutan Mengancam Masa Depan Kalimantan, Saatnya Evaluasi Ekspansi Sawit dan Selamatkan Ekosistem Gambut - Selendang Sutra Nusantara","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kebakaran Hutan Mengancam Masa Depan Kalimantan, Saatnya Evaluasi Ekspansi Sawit dan Selamatkan Ekosistem Gambut - Selendang Sutra Nusantara","og_description":"JAKARTA, Selendangsutra.id \u2014 Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia kembali menjadi peringatan serius tentang","og_url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351","og_site_name":"Selendang Sutra Nusantara","article_published_time":"2026-10-17T05:14:28+00:00","article_modified_time":"2026-10-17T05:14:30+00:00","og_image":[{"width":951,"height":514,"url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261017-1207562.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Selendangsutra.id","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Selendangsutra.id","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351"},"author":{"name":"Selendangsutra.id","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#\/schema\/person\/947dd3e2110049c3d593cc665371cfd8"},"headline":"Kebakaran Hutan Mengancam Masa Depan Kalimantan, Saatnya Evaluasi Ekspansi Sawit dan Selamatkan Ekosistem Gambut","datePublished":"2026-10-17T05:14:28+00:00","dateModified":"2026-10-17T05:14:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351"},"wordCount":1023,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261017-1207562.jpg","articleSection":["Uncategorized"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351","url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351","name":"Kebakaran Hutan Mengancam Masa Depan Kalimantan, Saatnya Evaluasi Ekspansi Sawit dan Selamatkan Ekosistem Gambut - Selendang Sutra Nusantara","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261017-1207562.jpg","datePublished":"2026-10-17T05:14:28+00:00","dateModified":"2026-10-17T05:14:30+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351#primaryimage","url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261017-1207562.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261017-1207562.jpg","width":951,"height":514},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28351#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kebakaran Hutan Mengancam Masa Depan Kalimantan, Saatnya Evaluasi Ekspansi Sawit dan Selamatkan Ekosistem Gambut"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#website","url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/","name":"Selendangsutra.id","description":"&quot;Kabar Terkini, Fakta Terdepan, Menyingkap Kebenaran&quot;","publisher":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#organization","name":"Selendangsutra.id","url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/cropped-WhatsApp-Image-2025-02-27-at-11.21.57-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/cropped-WhatsApp-Image-2025-02-27-at-11.21.57-1.jpeg","width":512,"height":512,"caption":"Selendangsutra.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#\/schema\/person\/947dd3e2110049c3d593cc665371cfd8","name":"Selendangsutra.id","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/avatars\/1\/1781494910-bpfull.jpg","url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/avatars\/1\/1781494910-bpfull.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/avatars\/1\/1781494910-bpfull.jpg","caption":"Selendangsutra.id"},"sameAs":["http:\/\/www.selendangsutra.id"],"url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?author=1"}]}},"views":3,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28351","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28351"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28351\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28353,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28351\/revisions\/28353"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28352"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28351"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28351"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28351"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}