{"id":28279,"date":"2026-10-16T07:27:51","date_gmt":"2026-10-16T00:27:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279"},"modified":"2026-10-16T07:27:53","modified_gmt":"2026-10-16T00:27:53","slug":"uang-rakyat-manfaat-untuk-siapa-saatnya-mengevaluasi-arah-kredit-bank-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279","title":{"rendered":"Uang Rakyat, Manfaat untuk Siapa? Saatnya Mengevaluasi Arah Kredit Bank Pemerintah"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.sedulurnews.com\/uang-rakyat-manfaat-untuk-siapa-saatnya-mengevaluasi-arah-kredit-bank-pemerintah\/\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.sedulurnews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1792109327880-1024x687-900x600.jpg\" alt=\"1792109327880\" style=\"aspect-ratio:1.5;width:900px;height:auto\" title=\"1792109327880\"\/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"white-space: normal;\"><strong>JAKARTA<\/strong>, Selendangsutra.id \u2014 Perbankan merupakan salah satu pilar penting perekonomian nasional. Melalui lembaga perbankan, dana masyarakat dihimpun, dikelola, dan disalurkan kembali untuk mendukung kegiatan ekonomi. Namun, di tengah besarnya peran perbankan dalam pembangunan, sebuah pertanyaan mendasar patut diajukan: apakah manfaat pembiayaan perbankan telah dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama rakyat kecil yang selama ini menjadi bagian penting dari basis nasabah bank?<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"white-space: normal\"><strong>JAKARTA<\/strong>, Selendangsutra.id \u2014 Perbankan merupakan salah satu pilar penting perekonomian nasional. Melalui lembaga perbankan, dana masyarakat dihimpun, dikelola, dan disalurkan kembali untuk mendukung kegiatan ekonomi. Namun, di tengah besarnya peran perbankan dalam pembangunan, sebuah pertanyaan mendasar patut diajukan: apakah manfaat pembiayaan perbankan telah dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama rakyat kecil yang selama ini menjadi bagian penting dari basis nasabah bank?<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>JAKARTA<\/strong>, Selendangsutra.id \u2014 Perbankan merupakan salah satu pilar penting perekonomian nasional. Melalui lembaga perbankan, dana masyarakat dihimpun, dikelola, dan disalurkan kembali untuk mendukung kegiatan ekonomi. Namun, di tengah besarnya peran perbankan dalam pembangunan, sebuah pertanyaan mendasar patut diajukan: apakah manfaat pembiayaan perbankan telah dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama rakyat kecil yang selama ini menjadi bagian penting dari basis nasabah bank?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di berbagai pelosok Indonesia, masyarakat menyimpan uang di bank pemerintah dengan harapan memperoleh keamanan, kemudahan transaksi, dan pelayanan yang baik. Petani menabung dari hasil panen, pedagang menyisihkan keuntungan harian, pekerja menyimpan sebagian penghasilan, dan pelaku usaha mikro berusaha mengumpulkan modal sedikit demi sedikit. Bagi mereka, tabungan bukan sekadar angka di rekening. Tabungan merupakan cadangan untuk menghadapi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan anak, keadaan darurat, dan modal untuk mengembangkan usaha.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, ketika masyarakat kecil membutuhkan pinjaman untuk memperbesar usahanya, mereka tidak selalu memiliki akses yang mudah. Persyaratan administrasi, jaminan, riwayat kredit, dan penilaian kelayakan usaha dapat menjadi tantangan, terutama bagi pengusaha mikro yang belum memiliki aset memadai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Data OJK: Pertumbuhan Kredit Korporasi dan UMKM Berbeda<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan gambaran yang relevan untuk mengevaluasi persoalan tersebut. Dalam siaran pers pada 15 September 2025, OJK melaporkan bahwa posisi kredit perbankan pada Juli 2025 mencapai Rp8.043,2 triliun, tumbuh 7,03% secara tahunan (<em>year-on-year\/yoy<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, jika dilihat berdasarkan kategori debitur, terdapat perbedaan pertumbuhan. Kredit korporasi tumbuh 9,59% secara tahunan, sementara kredit UMKM tumbuh 1,82%. OJK juga mencatat bahwa pertumbuhan kredit UMKM berlangsung di tengah upaya perbankan memulihkan kualitas kredit pada segmen tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan ini perlu menjadi bahan evaluasi pemerintah dan industri perbankan. Pertumbuhan kredit korporasi yang lebih cepat tidak otomatis membuktikan bahwa bank telah mengabaikan UMKM. Perbedaan kebutuhan modal, tingkat risiko, kualitas kredit, dan kondisi usaha juga memengaruhi penyaluran pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, perusahaan besar memiliki kebutuhan pembiayaan yang juga penting bagi pembangunan. Mereka dapat mengembangkan industri, memperluas investasi, dan membuka lapangan kerja. Persoalannya bukan mempertentangkan pengusaha besar dengan rakyat kecil, melainkan memastikan bahwa kebijakan pembiayaan perbankan memberi kesempatan yang wajar kepada seluruh pelaku ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">OJK juga menyampaikan pada 10 Maret 2026 bahwa kredit UMKM pada Januari 2026 tercatat Rp1.482,9 triliun, atau sekitar 17,33% dari total kredit dan pembiayaan, serta mengalami kontraksi 0,53% secara tahunan. Untuk 2026, OJK memproyeksikan pertumbuhan kredit UMKM sebesar 7\u20139%. Angka tersebut menunjukkan bahwa tantangan pembiayaan UMKM masih perlu diperhatikan. Proyeksi pertumbuhan merupakan target atau perkiraan, bukan jaminan bahwa pertumbuhan tersebut telah tercapai. Karena itu, realisasi kredit dan kualitas akses pembiayaan harus terus dipantau sepanjang tahun.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.sedulurnews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-04-23-at-16.17.14-1536x512-2-1024x341.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7260\" style=\"aspect-ratio:3.002932551319648;width:1024px;height:auto\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akan tetapi, data tersebut memunculkan pertanyaan kebijakan yang penting: apakah usaha kecil telah memperoleh dukungan pembiayaan yang cukup untuk tumbuh, bersaing, dan menciptakan lapangan kerja? Pertanyaan ini perlu dijawab melalui data yang lebih terperinci mengenai nilai kredit, jumlah debitur, tingkat bunga, persyaratan agunan, kredit bermasalah, serta persebaran pembiayaan berdasarkan wilayah dan skala usaha. Dengan demikian, evaluasi perbankan tidak berhenti pada besarnya penyaluran kredit, tetapi juga mengukur siapa yang memperoleh akses dan manfaat ekonomi dari pembiayaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Masyarakat Jangan Hanya Menjadi Sumber Dana Simpanan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bank pemerintah memiliki posisi strategis karena menjalankan fungsi komersial sekaligus berperan dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Meski demikian, status kepemilikan pemerintah tidak berarti setiap dana simpanan masyarakat secara langsung menjadi dana yang dapat dipinjamkan kepada kelompok tertentu. Penyaluran kredit tetap harus memperhatikan likuiditas, permodalan, kemampuan membayar debitur, dan prinsip kehati-hatian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang patut diperjuangkan adalah agar prinsip kehati-hatian tidak menjadi alasan untuk menutupkesempatan bagi pelaku usaha kecil yang sebenarnya layak memperoleh pembiayaan. Bank perlu mengembangkan cara penilaian usaha yang lebih sesuai dengan karakteristik UMKM. Pedagang pasar, petani, nelayan, dan pengusaha rumahan memiliki pola pendapatan yang berbeda dari perusahaan besar. Karena itu, pendekatan pembiayaan tidak seharusnya semata-mata bergantung pada kepemikan aset atau agunan konvensional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Riwayat transaksi, arus kas, rekam jejak pembayaran, kontrak usaha, serta potensi pasar dapat menjadi bagian dari penilaian sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku dan didukung pengelolaan risiko yang memadai. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat kecil tidak hanya memperoleh kesempatan untuk menyimpan uang, tetapi juga memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>OJK Sudah Menerbitkan Aturan, Kini Implementasinya Perlu Diawasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah dan regulator sebenarnya telah mengambil langkah untuk memperluas akses pembiayaan UMKM. OJK menerbitkan Peraturan OJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Aturan tersebut diundangkan pada 2 September 2025 dan mulai berlaku dua bulan setelah pengundangan. OJK menegaskan prinsip pembiayaan UMKM harus mudah, tepat, cepat, murah, dan inklusif, dengan tetap menerapkan tata kelola serta manajemen risiko yang memadai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, penerbitan regulasi tidak cukup. Yang lebih penting adalah pelaksanaannya di lapangan. Apakah pedagang kecil di daerah dapat mengajukan kredit dengan prosedur yang jelas? Apakah petani memiliki pilihan pembiayaan sesuai musim tanam dan masa panen? Apakah pelaku usaha mikro mendapatkan informasi mengenai produk kredit yang sesuai dengan kemampuan mereka? Apakah pengajuan kredit ditolak dengan alasan yang dapat dipahami dan diperbaiki? Pertanyaan-pertanyaan tersebut layak menjadi bagian dari evaluasi terhadap bank pemerintah maupun lembaga keuangan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah tidak perlu memandang persoalan ini hanya sebagai masalah literasi keuangan masyarakat. Perlu pula dievaluasi apakah produk pembiayaan formal sudah cukup mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan usaha kecil. Bank pemerintah dapat memperkuat layanan kredit mikro, menyediakan informasi persyaratan secara terbuka, mempercepat proses pengajuan, dan memperluas pendampingan bagi calon debitur. Program pembiayaan juga perlu menjangkau masyarakat di daerah terpencil, bukan hanya terkonsentrasi di pusat-pusat pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, masyarakat mempunyai lebih banyak pilihan pembiayaan yang aman dan sesuai kebutuhan, tanpa harus mengambil pinjaman yang berpotensi membebani kehidupan keluarganya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jangan Biarkan Kesulitan Modal Mendorong Rakyat ke Pinjaman Berisiko<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika akses kredit formal tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sebagian orang mencari alternatif melalui pinjaman online. Layanan pinjaman digital yang legal dapat menjadi salah satu pilihan pembiayaan, tetapi masyarakat juga perlu mewaspadai penyelenggara ilegal, biaya yang tidak transparan, beban pembayaran yang tidak sesuai kemampuan, dan praktik penagihan yang melanggar ketentuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Keadilan Ekonomi Harus Dirasakan sampai ke Pelosok Negeri<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengusaha besar tetap memiliki peran penting dalam pembangunan nasional. Investasi mereka dapat memperluas kapasitas industri, meningkatkan produksi, dan membuka lapangan kerja. Namun, pembangunan ekonomi akan lebih kuat jika pertumbuhan perusahaan besar berjalan bersama kemajuan UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, kritik terhadap arah pembiayaan perbankan seharusnya tidak diarahkan untuk mempertentangkan kelompok masyarakat. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa sistem keuangan memberikan kesempatan yang adil, transparan, dan bertanggung jawab. Rakyat kecil tidak meminta keistimewaan. Mereka membutuhkan kesempatan yang wajar untuk memperoleh modal ketika usahanya layak, prosedur yang jelas, biaya yang masuk akal, serta pelayanan yang dapat diakses tanpa diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bank pemerintah juga perlu menunjukkan bahwa keberhasilannya tidak hanya tercermin dalam laporan keuangan, tetapi turut dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan akses untuk mengembangkan usaha. Keadilan perbankan bukan berarti semua orang menerima kredit yang sama besar. Keadilan berarti setiap warga yang memiliki usaha layak dan memenuhi persyaratan memperoleh kesempatan yang wajar untuk berkembang. Sebab, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh besarnya kredit yang mengalir kepada perusahaan besar, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat kecil untuk tumbuh, menciptakan lapangan kerja, dan membangun masa depan yang lebih sejahtera.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lima Agenda Evaluasi untuk Pemerintah Prabowo<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto perlu terus mendorong agar pertumbuhan sektor keuangan berjalan seiring dengan pemerataan kesempatan ekonomi. Ada lima agenda yang patut dipertimbangkan:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pertama, membuka data penyaluran kredit secara lebih terperinci.<\/strong> Publik perlu memperoleh gambaran mengenai perkembangan kredit korporasi dan UMKM, jumlah penerima pembiayaan, sektor usaha, persebaran wilayah, serta kualitas kredit. Data tersebut harus disajikan dengan tetap menjaga kerahasiaan informasi nasabah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kedua, mengevaluasi kemudahan akses kredit rakyat kecil.<\/strong> Pemerintah bersama regulator perlu mengukur berapa banyak pengajuan pembiayaan UMKM yang diterima, ditolak, atau belum selesai diproses, termasuk alasan penolakan dan langkah perbaikannya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Ketiga, memperkuat pembiayaan produktif di daerah.<\/strong> Petani, nelayan, pedagang pasar, koperasi, dan pelaku industri rumahan perlu memperoleh akses terhadap produk pembiayaan yang sesuai dengan karakter usaha serta kemampuan membayar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keempat, memastikan program kredit pemerintah tepat sasaran.<\/strong> Kredit Usaha Rakyat dan program pembiayaan lainnya perlu dievaluasi berdasarkan realisasi penyaluran, ketepatan penerima, keberlanjutan usaha, dan dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kelima, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas bank pemerintah.<\/strong> Evaluasi perlu melihat bukan hanya keuntungan dan pertumbuhan aset, tetapi juga kualitas pelayanan, pemerataan akses, perlindungan nasabah, dan kontribusi pembiayaan terhadap perekonomian masyarakat.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agenda tersebut bukan tuntutan agar bank memberikan kredit tanpa perhitungan risiko. Sebaliknya, pembiayaan yang sehat harus menguntungkan secara ekonomi, menjaga kualitas aset bank, serta memberi peluang bagi usaha produktif untuk berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Menjaga Stabilitas Politik dan Kepercayaan Publik<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, evaluasi kabinet harus dilaksanakan secara transparan dan berdasarkan indikator yang jelas. Perbedaan latar belakang politik, hubungan dengan pemerintahan terdahulu, maupun kedekatan dengan tokoh tertentu tidak seharusnya menjadi satu-satunya ukuran dalam menentukan keberlanjutan jabatan seorang menteri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Iklim politik yang kondusif membutuhkan hubungan yang sehat antara Presiden, partai politik, lembaga negara, dan masyarakat. Stabilitas tidak cukup dibangun melalui kesepakatan elite, tetapi juga melalui kepastian kebijakan, penegakan hukum yang adil, serta keterbukaan pemerintah dalam mempertanggungjawabkan kinerjanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prabowo memiliki ruang untuk memperkuat konsolidasi pemerintahan dengan memastikan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih bekerja dalam satu arah. Jika evaluasi dilakukan secara terukur dan konsisten, masyarakat dapat menilai bahwa keputusan pemerintah didasarkan pada kebutuhan negara, bukan semata-mata pertimbangan politik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada akhirnya, kesinambungan kepemimpinan Jokowi dan agenda pemerintahan Prabowo perlu ditempatkan dalam kerangka kepentingan nasional. Kebijakan yang terbukti bermanfaat dapat diteruskan, sementara program yang tidak efektif perlu diperbaiki. Demikian pula, pejabat yang mampu bekerja dengan baik patut dinilai berdasarkan hasilnya, sedangkan pejabat yang tidak memenuhi tanggung jawabnya perlu dievaluasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rakyat tidak hanya menunggu stabilitas politik, tetapi juga mengharapkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berpihak pada kepentingan publik. Evaluasi Kabinet Merah Putih pada akhirnya menjadi tanggung jawab konstitusional dan politik Presiden Prabowo dalam menjalankan pemerintahan. Ukuran keberhasilannya bukan terletak pada seberapa jauh pemerintahan baru menjauh dari masa lalu, melainkan pada kemampuannya membangun tata kelola yang lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Pada akhirnya, pertanyaan \u201cuang rakyat, manfaat untuk siapa?\u201d bukanlah tuduhan bahwa dana masyarakat telah dinikmati oleh kelompok tertentu secara tidak semestinya. Pertanyaan itu merupakan ajakan untuk memastikan bahwa manfaat sistem perbankan dapat dinilai secara terbuka dan objektif. Pemerintah, regulator, dan industri perbankan perlu menjawabnya dengan data, kebijakan, dan bukti nyata.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>H.R.DODY<\/strong><span style=\"white-space: normal\"><\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, Selendangsutra.id \u2014 Perbankan merupakan salah satu pilar penting perekonomian nasional. Melalui lembaga perbankan, dana masyarakat dihimpun, dikelola,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28280,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"chat","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-28279","post","type-post","status-publish","format-chat","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","post_format-post-format-chat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Uang Rakyat, Manfaat untuk Siapa? Saatnya Mengevaluasi Arah Kredit Bank Pemerintah - Selendang Sutra Nusantara<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Uang Rakyat, Manfaat untuk Siapa? Saatnya Mengevaluasi Arah Kredit Bank Pemerintah - Selendang Sutra Nusantara\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, Selendangsutra.id \u2014 Perbankan merupakan salah satu pilar penting perekonomian nasional. Melalui lembaga perbankan, dana masyarakat dihimpun, dikelola,\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Selendang Sutra Nusantara\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-16T00:27:51+00:00\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-16T00:27:53+00:00\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261016-0723352.jpg\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1037\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"668\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Selendangsutra.id\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Selendangsutra.id\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" class=\"yoast-seo-meta-tag\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279\"},\"author\":{\"name\":\"Selendangsutra.id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/947dd3e2110049c3d593cc665371cfd8\"},\"headline\":\"Uang Rakyat, Manfaat untuk Siapa? Saatnya Mengevaluasi Arah Kredit Bank Pemerintah\",\"datePublished\":\"2026-10-16T00:27:51+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-16T00:27:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279\"},\"wordCount\":1771,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Screenshot_20261016-0723352.jpg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279\",\"name\":\"Uang Rakyat, Manfaat untuk Siapa? Saatnya Mengevaluasi Arah Kredit Bank Pemerintah - Selendang Sutra Nusantara\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Screenshot_20261016-0723352.jpg\",\"datePublished\":\"2026-10-16T00:27:51+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-16T00:27:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Screenshot_20261016-0723352.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Screenshot_20261016-0723352.jpg\",\"width\":1037,\"height\":668},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?p=28279#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Uang Rakyat, Manfaat untuk Siapa? Saatnya Mengevaluasi Arah Kredit Bank Pemerintah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/\",\"name\":\"Selendangsutra.id\",\"description\":\"&quot;Kabar Terkini, Fakta Terdepan, Menyingkap Kebenaran&quot;\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#organization\",\"name\":\"Selendangsutra.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/cropped-WhatsApp-Image-2025-02-27-at-11.21.57-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/cropped-WhatsApp-Image-2025-02-27-at-11.21.57-1.jpeg\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Selendangsutra.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/947dd3e2110049c3d593cc665371cfd8\",\"name\":\"Selendangsutra.id\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/avatars\\\/1\\\/1781494910-bpfull.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/avatars\\\/1\\\/1781494910-bpfull.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/avatars\\\/1\\\/1781494910-bpfull.jpg\",\"caption\":\"Selendangsutra.id\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.selendangsutra.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Uang Rakyat, Manfaat untuk Siapa? Saatnya Mengevaluasi Arah Kredit Bank Pemerintah - Selendang Sutra Nusantara","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Uang Rakyat, Manfaat untuk Siapa? Saatnya Mengevaluasi Arah Kredit Bank Pemerintah - Selendang Sutra Nusantara","og_description":"JAKARTA, Selendangsutra.id \u2014 Perbankan merupakan salah satu pilar penting perekonomian nasional. Melalui lembaga perbankan, dana masyarakat dihimpun, dikelola,","og_url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279","og_site_name":"Selendang Sutra Nusantara","article_published_time":"2026-10-16T00:27:51+00:00","article_modified_time":"2026-10-16T00:27:53+00:00","og_image":[{"width":1037,"height":668,"url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261016-0723352.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Selendangsutra.id","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Selendangsutra.id","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279"},"author":{"name":"Selendangsutra.id","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#\/schema\/person\/947dd3e2110049c3d593cc665371cfd8"},"headline":"Uang Rakyat, Manfaat untuk Siapa? Saatnya Mengevaluasi Arah Kredit Bank Pemerintah","datePublished":"2026-10-16T00:27:51+00:00","dateModified":"2026-10-16T00:27:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279"},"wordCount":1771,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261016-0723352.jpg","articleSection":["Uncategorized"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279","url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279","name":"Uang Rakyat, Manfaat untuk Siapa? Saatnya Mengevaluasi Arah Kredit Bank Pemerintah - Selendang Sutra Nusantara","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261016-0723352.jpg","datePublished":"2026-10-16T00:27:51+00:00","dateModified":"2026-10-16T00:27:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279#primaryimage","url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261016-0723352.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot_20261016-0723352.jpg","width":1037,"height":668},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?p=28279#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Uang Rakyat, Manfaat untuk Siapa? Saatnya Mengevaluasi Arah Kredit Bank Pemerintah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#website","url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/","name":"Selendangsutra.id","description":"&quot;Kabar Terkini, Fakta Terdepan, Menyingkap Kebenaran&quot;","publisher":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#organization","name":"Selendangsutra.id","url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/cropped-WhatsApp-Image-2025-02-27-at-11.21.57-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/cropped-WhatsApp-Image-2025-02-27-at-11.21.57-1.jpeg","width":512,"height":512,"caption":"Selendangsutra.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/#\/schema\/person\/947dd3e2110049c3d593cc665371cfd8","name":"Selendangsutra.id","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/avatars\/1\/1781494910-bpfull.jpg","url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/avatars\/1\/1781494910-bpfull.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/wp-content\/uploads\/avatars\/1\/1781494910-bpfull.jpg","caption":"Selendangsutra.id"},"sameAs":["http:\/\/www.selendangsutra.id"],"url":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/?author=1"}]}},"views":3,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28279"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28279\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28281,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28279\/revisions\/28281"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.selendangsutra.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}